Peternak Jamin Pasokan Ayam dan Telur Buat MBG Selama Ramadan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama Ramadan 2026 meski harga daging ayam di pasar mulai melonjak.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 18 Februari 2026, 20:15 WIB
Peternak memanen telur ayam ras di peternakannya di Kampung Kebon Kopi, Pengasinan, Bogor, Kamis (15/12/2022). Menurut peternak setempat, kenaikan harga telur di tingkat peternak disebabkan tingginya permintaan pasar jelang perayaan Natal dan Tahun Baru. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama ramadan 2026 ini. Pasokan telur dan daging ayam dipastikan tetap terpenuhi ke satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG.

Ketua Umum Peternak Layer Nasional, Ki Musbar Mesdi menyampaikan ketersediaan ayam dan telur masih mencukupi untuk kebutuhan MBG di ramadan tersebut.

"Untuk masalah ketersedian daging dan telur ayam bagi ketersedian bagi SPPG untuk MBG dalam kondisi aman-aman saja," kata Musbar, dihubungi Liputan6.com, Rabu (18/2/2026).

Sementara itu, soal harga, dia mengembalikannya pada skema kontrak pembelian dari SPPG dan pedagang ayam maupun telur. Diketahui, harga daging ayam sempat melonjak di tingkat konsumen.

Mengutip Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga daging ayam di DKI Jakarta tembus Rp 47.282 per kg, sedangkan telur ayam ras Rp 31.338 per kg.

"Kalau ada kenaikan harga yang diterima oleh SPPG, tergantung apakah mereka lakukan kontrak harga apa tidak dengan pedagang telur," kata Musbar.

 

 

MBG Tetap Jalan Selama Ramadan

Seporsi MBG dan Senyum yang Lebih Tenang di Wajah Anak-Anak Difabel Sumba

Sebelumnya, Menko Pangan atau Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memastikan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tetap berlangsung selama bulan Ramadan.

Dia mengatakan, pemerintah akan tetap memberikan makanan kepada siswa untuk dimakan di rumah.

"Jadi nanti kalau makan bergizi, di bulan suci Ramadan, bagi siswa yang beragama muslim, ya, nanti disediakan makanan kering. Telur gitu, yang kering, roti, kurma, nanti dibawa pulang," ujar pria yang akrab disapa Zulhas saat ditemui di acara PANFAST 2026 di Hutan Kota, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu 14 Februari 2026, melansir Antara.

 

Menu Tidak Berubah Bagi Ibu Hamil

Hampir Setahun Konsumsi MBG Ibu Hamil-Posyandu. (Istimewa)

Sedangkan untuk siswa non muslim, lanjut Zulhas, akan tetap mendapatkan MBG dari pemerintah. Zulhas melanjutkan, MBG juga akan tetap diberikan kepada siswa di pesantren namun tidak di siang hari melainkan pada waktu berbuka puasa.

"Sedangkan MBG untuk ibu hamil, balita, ibu menyusui, itu tetap tidak ada perubahan. Jadi yang berubah untuk siswa yang muslim, diberi makanan kering," kata Zulhas.

Mantan Menteri Kehutanan itu memastikan kualitas lauk MBG tidak akan berubah walaupun ada perubahan jenis menu selama bulan Ramadan.

Dengan adanya perubahan-perubahan ini, Zulhas berharap kebutuhan anak-anak akan gizi yang baik dapat terus dipenuhi pemerintah selama bulan Ramadan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya