China Wajibkan Tombol Fisik untuk Mobil Baru Mulai Juli 2027

Pemerintah China, telah mewajibkan produsen mobil untuk menyediakan tombol fisik untuk sejumlah fungsi penting kendaraan, dan tidak hanya mengandalkan layar sen

oleh Arief AszhariDiterbitkan 19 Februari 2026, 10:06 WIB
China Wajibkan Tombol Fisik untuk Mobil Baru Mulai Juli 2027 (Carnewschina)

Liputan6.com, Jakarta - China melalui Ministry of Industry and Information Technology (MIIT), berencana mengubah aturan standar nasional untuk kendaraan bermotor. Pemerintah Tiongkok akan mewajibkan produsen mobil, menyediakan kontrol fisik seperti tombol atau sakelar untuk sejumlah fungsi penting kendaraan, bukan hanya mengandalkan layar sentuh di konsol tengah.

Perubahan ini menjadi respons atas tren interior minimalis yang semakin menghilangkan tombol fisik dalam beberapa tahun terakhir.

Disitat Carnewschina, aturan baru ini merupakan revisi standar nasional GB4094 2016, tentang penandaan komponen kontrol, indikator, dan perangkat sinyal kendaraan.

Rencananya, kebijakan ini akan berlaku untuk kendaraan baru yang diproduksi mulai 1 Juli 2027, dan mewajibkan tombol fisik untuk fungsi yang selama ini sering hanya dioperasikan lewat layar besar.

Fungsi yang harus dilengkapi kontrol fisik meliputi lampu sein, lampu hazard, klakson, serta pengaturan gigi transmisi (P-R-N-D). MIIT secara tegas melarang pengaturan gigi yang hanya tersedia melalui layar sentuh tanpa tombol fisik.

Selain itu, saklar untuk mengaktifkan sistem bantuan pengemudi canggih atau advanced driver assistance system (ADAS) juga wajib hadir dalam bentuk fisik.

Tidak hanya itu, tombol fisik juga menjadi syarat untuk fitur keselamatan dan darurat lain seperti wiper, defogger atau defroster, jendela listrik, sistem panggilan darurat anak atau kecelakaan (AECS), sampai sakelar pemutus daya kendaraan listrik. Ketergantungan penuh pada layar untuk fungsi-fungsi ini tidak lagi diperbolehkan.

Detail Teknis Tombol Fisik

Standar yang diperbarui juga menetapkan detail teknis untuk tombol fisik. Misalnya, luas area operasi efektif tombol minimal 10 mm × 10 mm, harus berada di posisi tetap, serta dapat dioperasikan tanpa melihat (blind operation).

Tombol juga harus memberikan umpan balik taktil atau suara, dan fungsi-fungsi dasar tetap bisa dioperasikan meski sistem utama kendaraan mengalami gangguan atau kehilangan daya.

Langkah ini diambil karena desain interior kokpit kendaraan energi baru di China selama ini semakin bersih tanpa banyak tombol, bahkan beberapa fungsi penting hanya bisa dioperasikan lewat layar.

Sementara itu, kritik muncul bahwa ketergantungan layar sentuh dapat meningkatkan distraksi visual bagi pengemudi saat berkendara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya