Bodo/Glimt vs Inter: Mengulang Jejak Lama

Bodo/Glimt vs Inter pada leg pertama play-off Liga Champions 2025-2026 digelar Kamis dini hari WIB, menguji sejarah dan performa kedua tim.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 17 Februari 2026, 09:36 WIB
Para pemain Inter Milan merayakan gol kedua yang dicetak Andy Diouf bersama pelatih Inter Milan Cristian Chivu (kanan) pada laga fase liga Liga Champions antara Borussia Dortmund vs Inter Milan di Dortmund, Jerman, Rabu, 28 Januari 2026. (AP Photo/Martin Meissner)

Liputan6.com, Jakarta - Laga Bodo/Glimt vs Inter di leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2025-2026 akan dimainkan pada Kamis, 19 Februari 2026, pukul 03.00 WIB. Laga ini menjadi tonggak penting bagi klub Norwegia yang menjalani musim debut di fase gugur kompetisi elite Eropa.

Bodo/Glimt melaju ke babak ini lewat jalur dramatis setelah finis di peringkat ke-23 fase liga dengan koleksi sembilan poin. Inter Milan datang sebagai tim unggulan usai mengakhiri fase liga di posisi ke-10 dengan 15 poin meski sempat melalui periode sulit.

Pertemuan ini juga mengulang jejak lama kedua tim yang terakhir kali terjadi pada ajang Piala Winners Eropa 1978/1979. Saat itu, Inter menang agregat telak 7-1 dengan Alessandro Altobelli mencetak tiga gol.


Rekam Jejak dan Tren Performa

Pemain Manchester City, Erling Haaland (kanan), dan pemain Bodo/Glimt, Jostein Gundersen, berebut bola dalam pertandingan Liga Champions di Norwegia, Rabu (21/1/2026). (Fredrik Varfjell/NTB via AP)

Dalam konteks sejarah, Bodo/Glimt vs Inter memperlihatkan kontradiksi pengalaman di kompetisi Eropa. Inter tercatat tidak terkalahkan dalam empat pertemuan melawan klub Norwegia dengan catatan tiga kemenangan dan satu hasil imbang.

Bodo/Glimt hanya sekali menang dari lima duel dua leg melawan wakil Italia sepanjang sejarah. Kemenangan itu diraih lewat adu penalti atas Lazio pada perempat final Liga Europa musim lalu setelah agregat imbang.

Meski demikian, wakil Norwegia memiliki catatan kandang yang cukup meyakinkan. Mereka memenangi tiga laga kandang terakhir pada fase gugur melawan klub Serie A.


Momentum dan Kekuatan Tim

Pemain Liverpool, Dominik Szoboszlai, ditekel pemain Inter Milan, Alessandro Bastoni, pada laga fase liga Liga Champions antara Inter Milan vs Liverpool di Milan, Italia, Selasa, 9 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Bodo/Glimt datang dengan modal positif setelah meraih dua kemenangan beruntun di fase liga, termasuk sukses 2-1 atas Atletico Madrid. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan tandang pertama mereka di Liga Champions.

Kemenangan 3-1 atas Manchester City pada matchday sebelumnya juga menegaskan ketajaman lini serang Glimt di kandang. Tim ini mencetak dua gol atau lebih dalam enam dari delapan laga fase liga.

Inter mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun di Liga Champions dengan kemenangan 2-0 di markas Borussia Dortmund. Hasil itu menjaga konsistensi mereka yang selalu lolos ke fase gugur dalam lima musim beruntun.

Statistik juga berpihak pada Nerazzurri dalam duel dua leg. Mereka tidak terkalahkan pada leg pertama dalam tujuh laga terakhir fase gugur dan hanya sekali kalah pada laga tandang dari 11 kesempatan terakhir.

Laga Bodo/Glimt vs Inter pada leg pertama ini akan menjadi ujian mental sekaligus taktik bagi kedua tim. Hasil di Norwegia sangat menentukan arah persaingan menuju leg kedua di Italia.

Sumber: uefa.com


Klasemen Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya