Liputan6.com, Bandung - Menjalankan puasa Ramadan selain memiliki nilai spiritual juga memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh. Hal ini disampaikan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan (Unpas) dokter Andromeda, M.Kes., AIFO-K.
"Untuk memaksimalkan manfaat puasa, penting untuk tetap menjaga asupan air putih yang cukup, pola makan gizi seimbang yang tinggi protein hewani, serta menghindari konsumsi gula, tepung, dan makanan olahan atau ultra processed food," tegas Andromeda dicuplik dari laman Unpas, ditulis Bandung, Senin (16/2/2026).
Advertisement
Berikut enam manfaat kesehatan saat berpuasa di bulan Ramadan:
1. Menurunkan Berat Badan
Puasa membantu mengurangi kadar lemak tubuh, yang berdampak pada keseimbangan sistem kekebalan tubuh. Dengan pola makan yang teratur dan terkontrol, puasa dapat menjadi cara yang efektif untuk menurunkan berat badan.
2. Mengurangi Inflamasi atau Peradangan
Selama puasa, peradangan dalam tubuh dapat berkurang. Ini penting karena inflamasi merupakan faktor risiko utama dalam berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung. Puasa dapat membantu mengurangi kondisi ini secara alami.
3. Membantu Detoksifikasi (Proses Autofagi)
Puasa turut berperan dalam proses detoksifikasi tubuh dengan mempercepat pengeluaran racun. Salah satu mekanisme yang terjadi adalah autofagi, yaitu proses dimana tubuh mengurai dan mendaur ulang sel-sel yang rusak.
4. Membantu Regenerasi Sel dan Mengurangi Proses Penuaan
Puasa juga dapat memperlambat proses penuaan dan mendukung regenerasi sel-sel tubuh. Ini berkontribusi pada pembaruan sel secara alami, sehingga tubuh tetap segar dan bertenaga.
5. Memperbaiki Fungsi Hati, Metabolisme, dan Pencernaan
Dengan berpuasa, fungsi hati dan metabolisme tubuh akan membaik, selain itu, sistem pencernaan juga lebih optimal. Puasa memberi kesempatan tubuh untuk beristirahat dan memperbaiki dirinya sendiri.
6. Menurunkan Tekanan Darah dan Kolesterol Jahat
Puasa dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Ini akan meningkatkan kesehatan pembuluh darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Dengan adanya benefit bagi kesehatan, sudah dipastikan ibadah wajib setahun sekali itu dapat merawat tubuh dengan cara menyinkronkan kembali berbagai organ didalamnya. Syaratnya dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan jangan lupa dilandasi dengan keimanan