Liputan6.com, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, sebanyak 537.181 kendaraan meninggalkan Jabotabek via tol selama 3 hari libur panjang Imlek 2026, yakni pada 14-16 Februari 2026. Angka tersebut dicatat melalui empat gerbang tol (GT) Utama, yakni GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung).
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono menyampaikan, untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah, mayoritas sebanyak 255.591 kendaraan (47,6 persen) menuju arah timur ke Jalan Tol Trans Jawa dan Bandung.
Advertisement
"Lalu, 152.393 kendaraan (28,4 persen) menuju arah barat (Merak) dan 129.197 kendaraan (24 persen) menuju arah selatan (Puncak)," jelas Rivan dalam keterangan tertulis, Senin (16/2/2026).
Adapun rinciannya, lalu lintas (lalin) meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek berjumlah 119.532 kendaraan, naik sebesar 31,37 persen dari lalin normal.
Sementara lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang dengan jumlah 136.059 kendaraan, naik sebesar 26,40 persen dari lalin normal.
Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 255.591 kendaraan, naik sebesar 28,68 persen dari lalin normal.
Menuju Barat dan Selatan
Di sisi lain, volume lalin meninggalkan Jabotabek menuju barat ke arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak sebanyak 152.393 kendaraan, naik sebesar 4,23 persen dari lalin normal.
Sedangkan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju selatan (Puncak) melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 129.197 kendaraan, naik sebesar 8,68 persen dari lalin normal.
Khusus pada H-2 Imlek 2026 (15 Februari 2026), lalu lintas meninggalkan Jabotabek di empat GT Utama masih mengalami peningkatan. Dengan jumlah sebanyak 158.246 kendaraan atau meningkat 18,41 persen dari lalin normal.
"Jasa Marga juga mencatat adanya peningkatan arus kendaraan menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui GT Cikampek Utama, sebanyak 34.049 kendaraan meningkat 26,99 persen dari lalin normal dan GT Kalihurip Utama, sebanyak 41.587 kendaraan meningkat 36,77 persen dari lalin normal," terang Rivan.