Liputan6.com, Jakarta - Seorang ibu rumah tangga berinisial JW (35) dilaporkan hilang pada Minggu (15/2/2026). Warga Desa Bulu Hadek, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, Aceh, hilang usai diserang buaya saat mencari lokan atau sejenis keran tiram di Sungai Luan Boya sekira pukul 11.00 WIB.
Saat kejadian, JW bersama temannya. Kabar itu langsung dilaporkan ke Polsek Teluk Dalam. Kapolsek Teluk Dalam Ipda Zainur bersama anggota menuju Sungai Luan Boya. Keduanya bersama masyarakat menyusuri sungai tersebut mencari korban.
Advertisement
"Pencarian dilakukan dengan menyisir sungai. Korban akhirnya ditemukan dengan kondisi dalam cengkeraman buaya yang muncul di pinggir sungai," kata Kapolsek Teluk Dalam Ipda Zainur. Dilansir Antara.
Zainur menceritakan dramatisnya proses penyelamatan. Masyarakat bersama polisi dan anggota Koramil yang terlibat dalam pencarian berupaya melepaskan korban dari cengkeraman buaya dengan menggunakan kayu dan tali serta peralatan lainnya.
"Korban berhasil dilepaskan dari cengkeraman buaya dengan kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga untuk proses fardu kifayah," kata Zainur.
Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya yang biasa beraktivitas di sekitar sungai seperti mencari kerang, memancing, mandi, mencuci, maupun aktivitas lainnya, agar lebih berhati-hati terhadap keberadaan buaya.
"Kami juga instruksikan Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan patroli dan pemantauan di sungai-sungai yang rawan keberadaan buaya, guna mencegah terjadinya korban susulan," kata Zainur.
Camat Teluk Dalam Andrik Dasandra juga sudah meminta kepala desa memberikan imbauan dan peringatan kepada masyarakat supaya hati-hati saat beraktivitas di sungai maupun muara, karena rawan interaksi negatif buaya.
"Kami mengimbau masyarakat tidak beraktivitas di area rawan gangguan buaya seperti di sungai, muara, maupun perairan di kawasan Teluk Dalam dan sekitarnya," kata Andrik Dasandra.