Galatasaray vs Juventus: Uji Nyali Bianconeri di Istanbul

Galatasaray vs Juventus di Liga Champions 2025/2026 mempertemukan rekor kandang Cimbon yang tak terkalahkan melawan konsistensi Bianconeri di fase gugur.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 16 Februari 2026, 09:50 WIB
Kenan Yildiz dari Juventus merayakan setelah mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan Serie A antara Napoli dan Juventus di Naples, Italia, Senin, 8 Desember 2025. (Alessandro Garofalo/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan Galatasaray vs Juventus pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2025-2026 akan berlangsung di Rams Park, Rabu (18/2/2026) pukul 00.45 WIB. Laga ini menjadi pertemuan pertama kedua tim di kompetisi Eropa sejak musim 2013.

Duel tersebut menandai kembalinya Galatasaray ke fase gugur Liga Champions setelah 12 musim absen dari babak ini. Tim asal Turki ini lolos dengan finis peringkat ke-20 fase liga dengan 10 poin, sementara Juventus mengamankan posisi ke-13 dengan 13 poin.

Catatan kandang Galatasaray menghadapi Juventus memberikan kepercayaan diri tambahan jelang laga ini. Klub berjuluk Cimbon itu tidak pernah kalah dalam tiga pertemuan kandang melawan wakil Italia tersebut dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Laga di Istanbul akan menjadi ujian nyali bagi Bianconeri.


Rekor Positif Galatasaray di Hadapan Klub Italia

Penyerang Galatasaray Victor Osimhen menjebol gawang Liverpool melalui titik penalti di Ali Sami Yen Stadium di matchday 2 league phase Liga Champions 2025/2026, Rabu (01/10/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Francisco Seco)

Seluruh enam pertemuan sebelumnya antara Galatasaray dan Juventus terjadi di fase grup, dengan dua kemenangan untuk Galatasaray dan satu kemenangan untuk Juventus. Pertemuan terakhir pada 2013 berakhir imbang 2-2 di Turin sebelum Galatasaray menang 1-0 di Istanbul dan lolos ke babak 16 besar.

Rekor Galatasaray melawan klub Italia juga terbilang solid dalam dua dekade terakhir. Mereka hanya kalah tiga kali dari 17 laga terakhir kontra tim Serie A dengan catatan tujuh kemenangan dan tujuh hasil imbang.

Akan tetapi, Galatasaray masih memiliki rapor yang kurang konsisten di fase gugur Liga Champions. Dari empat kesempatan sebelumnya, mereka hanya sekali lolos yakni saat menyingkirkan Schalke pada musim 2012/2013.


Juventus Datang dengan Tren Tahan Banting

Pemain Juventus merayakan gol yang dicetak Weston McKennie ke gawang Benfica dalam laga matchday ketujuh Liga Champions 2025/2026 di Allianz Stadium, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Juventus melangkah ke fase gugur untuk kesepuluh kalinya dalam 12 musim terakhir dengan reputasi sebagai tim berpengalaman di Eropa. Namun, wakil Italia itu selalu gagal dalam lima fase gugur terakhir sejak keberhasilan dramatis atas Atletico Madrid pada 2019.

Namun, performa terbaru Juventus menunjukkan kestabilan di lini belakang. Mereka tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir Liga Champions dengan tiga clean sheet beruntun.

Dalam laga tandang Eropa, Juventus hanya kalah dua kali dari sembilan pertandingan terakhir. Mereka juga tidak pernah kalah pada leg pertama dalam enam duel Eropa terakhir dengan catatan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.

Pertandingan Galatasaray vs Juventus akan menjadi ujian antara kepercayaan diri tuan rumah dan konsistensi tamu di kompetisi elite Eropa. Dengan rekor kandang yang belum ternoda dan ambisi menulis sejarah baru, Galatasaray memiliki modal psikologis untuk menekan Juventus sejak menit awal.

Sumber: UEFA.com


Klasemen

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya