Pramono Anung Buka Festival Bandeng Rawa Belong 2026: Bukti Nyata Akulturasi Budaya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Festival Bandeng Rawa Belong 2026 membuka Festival Bandeng Rawa Belong 2026.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 14 Februari 2026, 13:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Festival Bandeng Rawa Belong 2026 membuka Festival Bandeng Rawa Belong 2026, Sabtu (14/2/2026). (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta resmi membuka Festival Bandeng Rawa Belong 2026 yang mengusung tema ‘Harmoni Tradisi Betawi dan Tionghoa Menuju Jakarta Kota Global yang Berbudaya’ di Pasar Bandeng Rawa Belong, Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu (14/2/2026).

Pada kesempatan ini, Pramono menyapa dan berdialog langsung para pedagang ikan bandeng di area pasar. Ia menyampaikan, tradisi 'nganter bandeng' merupakan warisan budaya masyarakat Betawi yang sarat nilai penghormatan, kekeluargaan, dan silaturahmi, khususnya menjelang perayaan Imlek.

"Kebiasaan ini menjadi bukti nyata akulturasi budaya Betawi dan Tionghoa yang telah mengakar dan membentuk harmoni sosial di Jakarta," kata Pramono, Sabtu (14/2/2026).

Menurut dia, Festival Bandeng Rawa Belong tidak hanya berperan dalam menjaga dan melestarikan tradisi budaya, tetapi juga menjadi penggerak perekonomian masyarakat karena melibatkan pedagang bandeng lokal serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Rawa Belong.

"Festival ini berkontribusi dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat," ucap Pramono.

 

Sambut Baik Festival

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Festival Bandeng Rawa Belong 2026 membuka Festival Bandeng Rawa Belong 2026, Sabtu (14/2/2026). (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Lebih lanjut, Pramono menyatakan menyambut baik digelarnya Festival Bandeng Rawa Belong. Dia menilai, Festival ini sebagai bentuk nyata menyejahterakan UMKM.

"Bagi saya pribadi, hadir di Festival Bandeng ini bukan sekadar menjaga tradisi dari waktu ke waktu. Saya berharap UMKM di Rawa Belong dapat tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Pramono membeli enam ikan bandeng, termasuk bandeng terbesar dengan berat 14,67 kilogram (kg) yang dijajakan oleh pedagang.

 

Pramono Resmi Buka Festival Imlek Jakarta 2026 di Bundaran HI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Festival Imlek Jakarta 2026 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat malam (13/2/2026). (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Sebelumnya, Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta resmi membuka Festival Imlek Jakarta 2026 yang berlangsung di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat malam 13 Februari 2026.

Pantauan Liputan6.com, kawasan Bundaran HI dihiasi dengan lampu kerlap-kerlip warna warni, hadirnya instalasi lentera atau lampion, adanya penampilan barongsai, hingga pertunjukkan musik dengan lagu-lagu Mandarin populer.

Pramono mengatakan, perayaan Imlek 2026 di Jakarta memang dirayakan secara meriah seperti peringatan hari besar lainnya. Hal ini, kata dia mencerminkan Jakarta sebagai kota global milik semua golongan dan agama.

"Bagi Pemerintah DKI Jakarta, mengapa acara ini diadakan? Karena sekali lagi, Jakarta akan menjadi kota yang inklusif, kota global, kota bagi siapa pun, dan bagi semua agama-agama yang diakui pemerintah, termasuk tentunya merayakan Imlek yang ada di Jakarta," ujar Pramono, Jumat 13 Februari 2026.

 

Harap Imlek Bawa Keberuntungan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Festival Imlek Jakarta 2026 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat malam (13/2/2026). (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Pramono menyampaikan, warga keturunan Tionghoa di ibu kota mempunyai peran dan kontribusi yang vital dalam setiap sendi kehidupan sosial dan ekonomi di Jakarta. Hal itu, lanjut dia, terlihat dari ragam tradisi dan budaya yang ada di Jakarta.

"Warga Tionghoa ini mempunyai kontribusi yang luar biasa di dalam adat Betawi. Sehingga dengan demikian, akulturasi yang terjadi di Jakarta ini menjadi salah satu contoh bahwa Jakarta memang kota yang penuh warna, colorful," kata Pramono.

Pramono berharap, Imlek 2026 membawa keberuntungan dan kebahagiaan bagi setiap warga ibu kota. Tidak hanya itu, ia ingin perayaan Imlek 2026 di Jakarta berlangsung aman dan damai.

"Dan yang paling penting adalah keberanian untuk berbuat lebih baik bagi warganya," tandas Pramono.

Infografis Rangkaian Kegiatan Perayaan Imlek 2026 di Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya