RFEF Rilis Audio VAR Laga Atletico vs Barcelona, Drama Menit Akhir Dibuka ke Publik!

RFEF merilis rekaman audio VAR laga Barcelona vs Atletico Madrid di Copa del Rey. Terungkap proses anulir gol Cubarsi dan kartu merah Eric Garcia.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 13 Februari 2026, 21:00 WIB
Pemain Barcelona, Jules Kounde, tampak kecewa setelah ditaklukkan Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026 di Stadion Metropolitano, Madrid, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Federasi sepak bola Spanyol (RFEF) akhirnya membuka tabir kontroversi laga antara Barcelona dan Atletico Madrid pada leg pertama Copa del Rey, Jumat (13/2) dini hari WIB.

Melalui rilis resmi, RFEF mempublikasikan rekaman audio percakapan antara wasit di lapangan dan tim VAR. Langkah ini diambil untuk memberikan transparansi atas keputusan krusial yang memicu perdebatan luas.

Sejatinya, ada dua momen krusial yang menjadi sorotan yakni dianulirnya gol Pau Cubarsi serta kartu merah yang diterima Eric Garcia pada menit-menit akhir pertandingan di Stadion Metropolitano.

Kekalahan Barcelona terasa semakin pahit karena drama tidak berhenti pada skor akhir. Rilis audio tersebut kini menjadi bahan evaluasi publik terhadap konsistensi penerapan VAR di kompetisi domestik Spanyol.


Rekaman VAR dan Proses Kartu Merah Eric Garcia

Ekspresi kekecewaan Dani Olmo usai gawang timnya kebobolan dalam laga Atletico Madrid vs Barcelona di leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026, Jumat (13/2/2026). (AP Photo/Manu Fernandez)

Insiden kartu merah bermula dari kesalahan umpan balik Ferran Torres yang membuat Alex Baena lolos menuju gawang. Eric Garcia kemudian menjatuhkannya sebagai pemain bertahan terakhir.

Wasit awalnya hanya mengeluarkan kartu kuning. Namun, intervensi dari ruang VAR mengubah arah keputusan tersebut secara signifikan.

Dari ruang VAR, Pablo Gonzalez Fuertes mengingatkan wasit utama, Juan Martinez Munuera, tentang potensi pelanggaran yang menghalangi peluang mencetak gol jelas atau denial of an obvious goal-scoring opportunity (DOGSO).

"Juan, saya sarankan Anda meninjau ini untuk menilai potensi DOGSO [Menghalangi peluang mencetak gol yang jelas]," kata Pablo Gonzalez.


Proses Tinjauan dan Alasan Akhir Wasit

Bek Barcelona, Pau Cubarsi, mencetak gol yang kemudian dianulir ketika menghadapi Atletico Madrid dalam leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026 di Metropolitano Stadium, Madrid, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. (Oscar DEL POZO / AFP)

Wasit kemudian menuju monitor tepi lapangan untuk melakukan on-field review. Rekaman audio memperlihatkan bagaimana proses evaluasi dilakukan secara bertahap dan detail.

“Oke, Pablo, saya di depan monitor. Tolong kirimkan ke saya. Tunjukkan kepada saya dengan kecepatan normal, tolong. Oke, memang benar bola tidak terlalu jauh."

“Hentikan saat itu juga. Oke, Ronald Araujo sangat jauh. Saya akan mengubah kartu, Ronald Araujo sangat jauh, jauh lebih jauh dari yang saya perkirakan,” demikian refleksi wasit saat meninjau kembali permainan.

Setelah peninjauan tersebut, kartu kuning ditingkatkan menjadi kartu merah langsung. Wasit menyimpulkan bahwa Baena memiliki peluang satu lawan satu yang jelas dengan kiper sebelum ada intervensi Eric Garcia.

Sumber: BarcaUniversal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya