Polres Tanjung Priok Gelar Aksi Aktif, Sehat, Ramah dan Indah Bersihkan Pesisir Marunda

Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Forkopimko membersihkan pesisir Marunda melalui Gerakan ASRI sebagai wujud komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

oleh Khamelia MarshaDiterbitkan 13 Februari 2026, 15:15 WIB
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo memungut sampah saat Gerakan ASRI di pesisir Marunda, Jakarta Utara. (Dok. Antara).

Liputan6.com, Jakarta - Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggandeng Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) menggelar Gerakan Aktif, Sehat, Ramah dan Indah (ASRI) dengan melakukan aksi bersih-bersih di pesisir Marunda, Jakarta Utara.

Aksi bersih pesisir menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kebersihan kawasan laut di wilayah pesisir utara sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam mendorong budaya peduli lingkungan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo mengatakan kegiatan korve bersih laut ini merupakan langkah konkret untuk menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir.

"Korve bersih-bersih laut ini sebagai langkah nyata menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan laut pesisir utara," kata Aris, melansir Antara, Jumat (13/2/2026). 

Ia menegaskan, gerakan ASRI bukan sekadar slogan, melainkan wujud komitmen yang harus diimplementasikan melalui tindakan nyata.

Kepedulian terhadap lingkungan, perlu dimulai dari langkah sederhana, termasuk menjaga kebersihan di tempat kerja masing-masing.

"Kebiasaan tersebut kemudian diperluas ke lingkungan sekitar hingga ruang publik. Dengan keterlibatan Forkopimko dan berbagai unsur terkait, diharapkan aksi ini dapat menjadi contoh serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian pesisir," jelas Aris.

Polri Harus jadi Teladan Ramah Lingkungan

Ilustrasi bersih-bersih lingkungan. (Photo created by katemangostar on Freepik)

Polri memiliki peran strategis sebagai teladan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, penerapan prinsip ramah lingkungan harus dimulai dari internal institusi melalui langkah-langkah konkret.

Ia menilai komitmen tersebut tidak cukup diwujudkan dalam bentuk imbauan semata, melainkan perlu diterapkan secara konsisten di setiap satuan kerja. 

Upaya tersebut mencakup pembiasaan perilaku peduli lingkungan di lingkungan kantor hingga keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurut Aris, kepeloporan Polri dalam isu lingkungan akan memperkuat posisi institusi sebagai penggerak perubahan. Keteladanan tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

ASRI Bukan Sekadar Program Simbolik

cara menjaga kebersihan lingkungan ©Ilustrasi dibuat AI

 Gerakan Aktif, Sehat, Ramah dan Indah (ASRI) bukan sekadar program simbolik, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya kerja sehari-hari.

"Ini sejalan dengan arahan Presiden agar birokrasi tidak hanya efektif dan melayani, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan," kata Aris.

Ia juga meminta para pimpinan di setiap satuan kerja untuk proaktif menggerakkan seluruh personel agar terlibat dalam kegiatan peduli lingkungan, seperti kerja bakti, penanaman pohon, dan peningkatan pengelolaan sampah.

Melalui Gerakan ASRI, Polri diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif di internal institusi dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat citra sebagai aparat yang disiplin dan berorientasi pada kepentingan publik.

Infografis Menerapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan. (Liputan6.com/Triiyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya