Liputan6.com, Jakarta - Sembilan orang tenaga pengajar (guru) dan perawat berhasil dievakuasi dari Korowai Batu ke Jayapura. Para tenaga pengajar dan tenaga medis (nakes) berhasil keluar dari tempat tinggalnya, pascainsiden penembakan pesawat Smart Air.
Para tenaga medis dan guru tiba di Jayapura pada Kamis sore (12/2/2016) dengan bantuan dari pesawat MAF jenis Codiak PK-MEF yang dipiloti Capt. Thomas Allen Bolser yang mendarat mulus di Sentani pukul 15.29 WIT.
Advertisement
Satu per satu para guru dan perawat medis turun dari pesawat dengan raut wajah lelah namun lega. Mereka disambut Koordinator Wilayah Papua Sekolah Lentera Harapan, Fred Samuel Koirewoa, serta Kepala Sekolah SD Lentera Harapan Distrik Danowage, Harun Djouwni.
Dari 9 orang tersebut, sebanyak 6 orang adalah tenaga pengajar, yakni Aan Suek, Risa, Ema, Monik, Yonar dan Nonik. Kemudian 3 orang lainnya adalah tenaga medis yakni Suster Grace, Rifal, dan Anton.
Bupati Boven Digoel, Roni Omba menyampaikan penembakan pesawat Smart Air yang menewaskan pilot dan co-pilot merupakan peristiwa yang paling menonjol dan pertama kali terjadi di Kabupaten Boven Digoel.
“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan menjadi duka bersama. Ini adalah peristiwa yang sangat menonjol dan baru pertama kali terjadi," jelasnya.
Roni mengakui pascakejadian itu dampaknya sangat terasa di tengah masyarakat.
"Dampaknya bukan hanya kepada korban, tetapi juga terhadap rasa aman dari masyarakat,” katanya.
Bantuan Tokoh Agama
Pemda setempat mengimbau kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen yang memiliki pengaruh di tengah warga agar aktif menenangkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
“Kami percaya aparat keamanan bekerja maksimal agar proses ini berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengatakan, pihaknya akan memastikan setiap proses evakuasi berjalan aman.
“Koordinasi lintas satuan terus dilakukan guna memastikan rasa aman tetap terjaga bagi masyarakat, khususnya mereka yang terdampak langsung oleh gangguan kamtibmas di wilayah itu,” katanya.