Kunci AC Milan untuk Meraih Prestasi: Rafeal Leao!

Kakha Kaladze menyebut Rafael Leao sebagai pemain kunci AC Milan dan memuji peran Massimiliano Allegri dalam kebangkitan tim.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 12 Februari 2026, 20:36 WIB
Selebrasi Christopher Nkunku (kedua dari kanan) di laga Bologna vs AC Milan di pekan ke-23 Liga Italia 2025/2026 di Renato Dall'Ara, Rabu (04/02/2026) dini hari WIB. (Massimo Paolone/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Rafael Leao kembali menunjukkan betapa penting dirinya bagi AC Milan musim ini. Meski sempat terganggu cedera, kontribusinya tetap terasa di lini depan Rossoneri.

Dari 18 pertandingan di semua kompetisi musim 2025/2026, Leao sudah mencetak delapan gol dan menyumbang dua assist. Catatan itu menjadi bukti konsistensinya sebagai motor serangan Milan.

Sejak bergabung pada 2019, Leao berkembang menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di Italia. Ia turut membawa Milan meraih Scudetto 2021/2022 dan Supercoppa Italiana 2025.

Secara keseluruhan, pemain asal Portugal itu telah tampil 278 kali dengan torehan 78 gol dan 64 assist. Statistik tersebut mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pilar utama Rossoneri dalam beberapa musim terakhir.


Kaladze: Leao Pemain Kunci Milan

Pemain AC Milan, Rafael Leao, merayakan gol dalam pertandingan Serie A melawan Lazio di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 29 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Pujian untuk Leao datang dari mantan bek AC Milan, Kakha Kaladze. Legenda asal Georgia itu menilai kritik yang sering diarahkan kepada Leao tidak sepenuhnya adil.

Kaladze yang memperkuat Milan pada 2001 hingga 2010 tahu betul bagaimana tekanan besar di San Siro. Ia sendiri mencatatkan 284 penampilan dan memenangkan delapan gelar, termasuk satu Scudetto dan dua Liga Champions.

Menurutnya, Leao memiliki kualitas komplet yang dibutuhkan untuk membawa Milan kembali berjaya. Ia menegaskan bahwa sang winger adalah sosok vital dalam proyek kebangkitan klub.

“Saya tahu ia banyak dikritik di Italia, tetapi ia sangat kuat, baik secara fisik maupun teknis. Saya rasa ia adalah pemain kunci bagi tim Milan yang ingin menang lagi, tanpa keraguan sedikit pun," serunya pada Gazzetta dello Sport, via SempreMilan.


Pujian Kaladze Pada Allegri

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, berbicara dengan pemain AC Milan, Christian Pulisic, usai ditarik keluar pada laga Serie A antara AC Milan vs Verona di Milan, Italia, Minggu, 28 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Tak hanya Leao, Kaladze juga menyoroti peran Massimiliano Allegri di kursi pelatih. Ia melihat adanya perubahan signifikan setelah Milan finis di posisi kedelapan musim lalu.

Allegri dinilai mampu membawa kembali stabilitas dan arah permainan yang jelas. Milan pun perlahan kembali bersaing di papan atas Serie A musim ini.

Kaladze membandingkan situasi sekarang dengan masa awal kedatangannya di Milan pada 2001. Saat itu, menurutnya, perubahan besar terjadi setelah klub menemukan figur pelatih yang tepat yakni dalam diri Carlo Ancelotti.

“Banyak yang lupa bahwa ketika saya tiba di Milan, keadaan tidak berjalan dengan baik. Klub belum memenangkan pertandingan selama beberapa tahun, dan klasemen liga jauh dari kata bagus. Kedatangan Ancelotti di bangku pelatih kemudian menjadi penentu," kenangnya.

“AC Milan saat ini juga baru saja melewati musim tanpa kemenangan, tetapi Allegri melakukan pekerjaan yang hebat: ia telah mengembalikan mentalitas yang tepat, dan Rossoneri kembali bermain sebagai tim, langkah pertama yang diperlukan menuju kemenangan," seru Kaladze.

(SempreMilan)


Klasemen Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya