Hoaks Seputar Imlek yang Pernah Beredar di Media Sosial, Cek Faktanya

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili akan jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Perayaan Imlek pun tidak lepas dari sasaran hoaks.

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 11 Februari 2026, 20:05 WIB
Suasana Wihara Dharma Bakti, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat saat Imlek 2023, Minggu (22/1/22023). (Liputan6.com/ Muhammad Radityo Priyasmoro)

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili akan jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun menggelar rangkaian perayaan Imlek pada 13–17 Februari 2026 yang dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

Rencananya, dihelat festival cahaya, pertunjukan seni budaya Tionghoa, hingga lomba dekorasi gedung di sepanjang Thamrin–Sudirman.

Di tengah sorotan tersebut, perayaan Imlek tidak lepas dari sasaran berita bohong atau hoaks. Berikut sejumlah hoaks seputar Imlek yang beredar di media sosial.

1. Cek Fakta: Tidak Benar Parade Perahu Naga Emas dalam Video Ini Bagian Perayaan Imlek

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video parade naga emas merayakan Imlek. Kabar tersebut diunggah oleh salah satu akun Facebook, pada 22 Januari 2023.

Unggah klaim video parade naga emas merayakan Imlek berupa cahaya berbentuk panjang meliuk-liuk di atas perairan.

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Parade Naga 🐉 emas di sepanjang sungai Yulong di Yangshuo_Guilin 🇨🇳

para warga negara komunis menghormati dewa-dewi Pagan di liburan Tahun Baru Imlek sebagai tradisi nenek moyang.

Kristen sejati mengenal TUHAN di dalam Roh dan Kebenaran, mengenakan pikiran KRISTUS, menguji segala sesuatu agar dapat membedakan mana yang dari TUHAN dan berkenan bagi TUHAN. Kristen sejatinya Tidak mengambil bagian dalam perayaan Pagan, tradisi manusia turun-temurun dari roh ilah-ilah penguasa dunia yang dirayakan orang-orang yang tidak mengenal TUHAN aka komunis aka atheis aka kafir.

Kolose 2:8 [AMD]Berhati-hatilah supaya jangan ada yang menyeret kamu melalui filsafat-filsafat yang kosong dan menipu. Ajaran-ajaran itu bukanlah dari KRISTUS, tetapi dari [tradisi manusia] dan berasal dari [kuasa-kuasa roh] yang 👉dari [dunia] ini.

Efesus 5:11 [BIS]Jangan melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak berguna yang dilakukan oleh orang-orang yang hidup dalam kegelapan. Sebaliknya, hendaklah kalian menelanjangi hal-hal semacam itu.

1 Tesalonika 5:21 [FAYH]tetapi ujilah segala sesuatu yang dikatakan orang untuk mengetahui kebenarannya, dan apabila ternyata benar, terimalah.

aku peduli jiwamubukan perasaanmu."

Benarkah klaim video parade naga emas merayakan Imlek? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Foto Jokowi Tanpa Prokes Ini Membuktikan Covid-19 Hilang saat Imlek

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) protokol kesehatan (prokes) mencontohkan Covid-19 hilang saat Imlek. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 2 Februari 2021.

Klaim foto Jokowi tanpa prokes membuktikan Covid-19 hilang saat Imlek, menampilkan Jokowi sedang berkumpul dengan sejumlah orang di dalam ruangan dengan ornamen Tionghoa.

Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"VIRUS CORONA TIBA2 HILANG & LENYAP di HARI RAYA IMLEK.

HADIR & BERKERUMUN TANPA PROKES sdh diCONTOHkan oleh Jokowi

VIRUS CORONA NTAR AKAN DIMUNCULKAN LAGI pada BULAN PUASA RAMADHAN MENDEKATI HARI RAYA IDUL FITRI"

Benarkah Klaim foto Jokowi mencontohkan Covid-19 hilang saat Imlek? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya