Liputan6.com, Jakarta - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, di mana kecemasan dan tekanan mental semakin meningkat Islam menawarkan mekanisme ketenangan hati melalui dzikir. Oleh sebab itu, dzikir setelah sholat jumat penenang jiwa dan pikiran menjadi pengetahuan yang penting diketahui umat Islam.
Sholat Jumat sering kali dimaknai sebagai momen istimewa bagi umat Muslim untuk berkumpul, mendengarkan khutbah, dan menyempurnakan ibadah mingguan. Usai sholat Jumat, tersedia ruang untuk praktik lanjutan yang dapat mengokohkan ketenangan batin yang baru saja dibangun, sekaligus menjadi benteng mental dalam menghadapi hari-hari mendatang.
Advertisement
Merujuk Jurnal Zikir dan Ketenangan Jiwa: Kajian Psikologis, oleh Abdul Rozak Ali Maftuhin dan Syamsurizal Yazid dzikir adalah praktik mengingat Allah melalui lisan, hati, maupun perbuatan, dengan tujuan mendekatkan diri kepada-Nya. Dalam konteks pasca-Sholat Jumat, dzikir tidak hanya menjadi penyempurna ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai transitional ritual yang membantu individu beralih dari kondisi spiritual yang terkonsentrasi kembali ke aktivitas duniawi dengan jiwa yang lebih tenang dan fokus.
Berikut ini adalah dzikir setelah sholat jiwa yang dapat menenangkan jiwa dan meringankan beban pikiran.
Dzikir Penenang Hati Setelah Sholat Jumat
Merujuk Buku Perukunan Melayu, karya Syekh M Arsyad Banjar berikut ini adalah rangkaian dzikir setelah sholat Jumat:
1. Membaca Istighfar 3 Kali (tetap dalam posisi duduk tahiyat akhir)
Arab: أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمَ
Latin: Astaghfirullahal 'azhiim
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.
2. Membaca Sifat Allah dan Bertaubat
Arab: الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ مِنْ جَمِيْعِ المَعَاصِي وَالذُّنُوبِ وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ
Latin: Alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaihi min jamii'il ma'aashii wadz dzunuubi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim.
Artinya: (Dialah Allah) Yang tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri (Mengurus Makhluk-Nya). Dan aku bertaubat kepada-Nya dari segala maksiat dan dosa. Dan tiada daya (untuk menghindari maksiat) dan tiada kekuatan (untuk melakukan ketaatan) kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
3. Membaca Surat Al-Fatihah 7 Kali
Arab: أَعُوذُ باللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ. صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ. آمِيْنَ
Latin: A'uudzu billaahi minasy syaithaanir rajiim. Bismillaahir rahmaanir rahiim. Alhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin. Ar rahmaanir rahiim. Maaliki yaumid diin. Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathalladziina an'amta 'alaihim ghairil maghduubi 'alaihim wa laad dhaalliin. Aamiin.
Artinya: Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Kabulkanlah doa kami.
4. Membaca Surat Al-Ikhlas 7 Kali
Arab: أَعُوذُ باللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ. اللَّهُ الصَّمَدُ. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ. وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Latin: A'uudzu billaahi minasy syaithaanir rajiim. Bismillaahir rahmaanir rahiim. Qul huwallaahu ahad. Allaahush shamad. Lam yalid wa lam yuulad. Wa lam yakullahu kufuwan ahad.
Artinya: Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."
5. Membaca Surat Al-Falaq 7 Kali
Arab: أَعُوذُ باللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ. مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ. وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ. وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ. وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Latin: A'uudzu billaahi minasy syaithaanir rajiim. Bismillaahir rahmaanir rahiim. Qul a'uudzu birabbil falaq. Min syarri maa khalaq. Wa min syarri ghaasiqin idzaa waqab. Wa min syarrin naffaatsaati fil 'uqad. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.
Artinya: Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."
6. Membaca Surat An-Nas 7 Kali
Arab: أَعُوذُ باللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ. مَلِكِ النَّاسِ. إِلَهِ النَّاسِ. مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ. الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ. مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Latin: A'uudzu billaahi minasy syaithaanir rajiim. Bismillaahir rahmaanir rahiim. Qul a'uudzu birabbin naas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khannaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas. Minal jinnati wan naas.
Artinya: Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan manusia. Raja manusia. Sesembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia. Dari (golongan) jin dan manusia."
7. Memohon Doa Kecukupan 4 Kali
Arab: اَللَّهُمَّ يَا غَنِيُّ يَا حَمِيْدُ يَا مُبْدِئُ يَا مُعِيْدُ يَا رَحِيْمُ يَا وَدُوْدُ أَغْنِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Latin: Allahumma yaa ghaniyyu yaa hamiid, yaa mubdi'u yaa mu'iid, yaa rahiimu yaa waduud, aghniniy bihalaalika 'an haraamika wa thaa'atika 'an ma'shiyatika wa bifadhlika 'amman siwaak.
Artinya: Ya Allah, Wahai Yang Maha Kaya, Wahai Yang Maha Terpuji, Wahai Yang Memulai (penciptaan), Wahai Yang Mengembalikan (kehidupan), Wahai Yang Maha Pengasih, Wahai Yang Maha Pencinta (kepada hamba-Nya). Cukupilah aku dengan yang halal dari-Mu hingga terhindar dari yang haram-Mu, dan dengan ketaatan kepada-Mu hingga terhindar dari maksiat kepada-Mu, dan dengan karunia-Mu hingga tidak membutuhkan selain Engkau.
8. Membaca Doa Keselamatan
Arab: اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَامِ
Latin: Allahumma antas salaam, wa minkas salaam, wa ilaika ya'uudus salaam, fahayyinaa rabbanaa bis salaam, wa adkhilnal jannata daar as-salaam, tabaarakta rabbanaa wa ta'aalaita yaa dzal jalaali wal ikraam.
Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pemberi Keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, dan kepada-Mu keselamatan kembali. Maka hidupkanlah kami, wahai Tuhan kami, dengan (kalimat) keselamatan, dan masukkanlah kami ke dalam surga, negeri keselamatan. Maha Berkah Engkau, wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau, wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.
9. Membaca Doa Warid Pertama
Arab: اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا رَآدَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Latin: Allahumma laa maani'a limaa a'thaita, wa laa mu'thiya limaa mana'ta, wa laa raadda limaa qadlaita, wa laa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu.
Artinya: Ya Allah, tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Engkau berikan, tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau halangi, tidak ada yang dapat menolak apa yang Engkau tetapkan, dan tidak bermanfaat kekayaan/kekuasaan seseorang (untuk menolak takdir) dari-Mu, hanya kekayaan/kekuasaan-Mu.
10. Membaca Doa Warid Kedua
Arab: اَللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Latin: Allahumma a'innii 'alaa dzikrika wa syukrika wa husni 'ibaadatik.
Artinya: Ya Allah, tolonglah aku untuk mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.
11. Membaca Pujian Pembuka
Arab: إِلَهِيْ يَا رَبِّ
Latin: Ilahii yaa rabbi.
Artinya: Tuhanku, wahai Rabb-ku.
12. Membaca Tasbih 33 Kali
Arab: سُبْحَانَ اللهِ
Latin: Subhaanallah.
Artinya: Maha Suci Allah.
13. Mengakhiri Tasbih
Arab: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا
Latin: Subhaanallaahi wa bihamdihii daaiman abadan.
Artinya: Maha Suci Allah dan dengan segala puji bagi-Nya, selama-lamanya untuk selamanya.
14. Membaca Tahmid 33 Kali
Arab: اَلْحَمْدُ لِلهِ
Latin: Alhamdulillah.
Artinya: Segala puji bagi Allah.
15. Mengakhiri Tahmid
Arab: اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَفِي كُلِّ حَالٍ وَنِعْمَةٍ
Latin: Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiina 'alaa kulli haalin wa fii kulli haalin wa ni'mah.
Artinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, atas setiap keadaan dan dalam setiap keadaan serta nikmat.
16. Membaca Takbir 33 Kali
Arab: اَللهُ اَكْبَرْ
Latin: Allaahu akbar.
Artinya: Allah Maha Besar.
17. Mengakhiri Takbir dengan Tahlil Panjang
Arab: اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ، وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ
Latin: Allaahu akbar kabiiraa, wal hamdu lillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiilaa, laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir, wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim.
Artinya: Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, dan segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya, dan Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Tiada Tuhan selain Allah, Dia Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dia yang menghidupkan dan mematikan. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dan tiada daya (untuk menghindari maksiat) dan tiada kekuatan (untuk melakukan ketaatan) kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
18. Membaca Istighfar 3 Kali
Arab: أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمَ
Latin: Astaghfirullahal 'azhiim.
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.
19. Membaca Doa Penutup Singkat
Arab: الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْداً يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ وَسَلِّمْ وَرَضِيَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَنْ سَادَاتِنَا أَصْحَابِ سَيِّدِنَا رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ
Latin: Alhamdu lillaahi rabbil 'aalamiina hamdan yuwaafii ni'amahu wa yukaafii'u maziidah. Yaa rabbanaa lakal hamdu wa lakasy syukru kamaa yanbaghii lijalaali wajhika wa 'azhiimi sulthaanik. Allahumma sholli wa sallim 'alaa sayyidinaa Muhammad, yaa dzal jalaali wal ikraam, wa sallim, wa radhiyallaahu tabaaraka wa ta'aalaa 'an saadaatinaa as-haabi sayyidinaa rasuulillaahi ajma'iin.
Artinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dengan pujian yang sebanding dengan nikmat-Nya dan mencukupi tambahan-Nya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu segala syukur, sebagaimana layak bagi keagungan wajah-Mu dan kebesaran kekuasaan-Mu. Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad, wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan. Dan salam (sejahtera) dan keridhaan Allah Yang Maha Berkah dan Maha Tinggi semoga tercurah kepada para pemimpin kami, sahabat-sahabat junjungan kami Rasulullah semuanya.
20. Doa-Doa Penenang Jiwa
1. Doa Berlindung dari Kegelisahan dan Kesedihan
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Latin: Allahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazan, wa a'udzu bika minal 'ajzi wal kasal, wa a'udzu bika minal jubni wal bukhl, wa a'udzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijal.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia." (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Doa Berlindung dengan Kalimat Allah
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ
Latin: A'udzu bikalimaatil laahit taammati min ghadlabihi wa syarri 'ibaadihi wa min hamazzatisy syayathiini wa an yahdluruun.
Artinya: "Aku berlindung dengan firman Allah yang sempurna, dari kemurkaan-Nya, dari godaan setan dan ketika mereka akan datang kepadaku." (HR. Abu Dawud & Tirmidzi, dari Amru bin Syu'aib)
3. Doa Penguat Keyakinan
اللَّهُ اللَّهُ رَبِّي لَا شَرِيكَ لَهُ
Latin: Allaahu allaahu rabbi laa syariika lah.
Artinya: "Ya Allah, ya Allah, ya Tuhanku, tak ada sesuatu yang disekutukan bagi-Nya." (HR. Nasa'i & Ibnu Sunni)
6 Keutamaan Dzikir untuk Ketenangan Jiwa
1. Mendapat ampunan Allah
Dzikir adalah ciri orang bertakwa dan menjadi sebab diampuninya dosa, sebagaimana disebut dalam QS. Al-Ahzab: 35.
2. Menentramkan hati dan jiwa
Mengingat Allah dapat menenangkan pikiran dan perasaan, sesuai janji Allah dalam QS. Ar-Ra’d: 28.
3. Mendapat pahala berlimpah
Setiap kalimat dzikir dicatat sebagai ibadah yang ringan diucapkan namun berat dalam timbangan akhirat.
4. Meningkatkan fokus dan relaksasi
Secara psikologis, pengulangan dzikir membantu menenangkan sistem saraf, mirip efek meditasi dan mindfulness.
5. Menjaga dari kelalaian
Dzikir mengingatkan seseorang pada tujuan hidup yang hakiki, sehingga terhindar dari perilaku sia-sia atau maksiat.
6. Mendukung kesehatan fisik dan mental
Dzikir dapat menurunkan stres, meningkatkan daya tahan tubuh, dan membantu proses penyembuhan ketika diintegrasikan dalam terapi.
People Also Ask:
Adakah dzikir setelah sholat jumat?
Jakarta (ANTARA) - Setelah melaksanakan shalat Jumat, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan doa sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT. Amalan ini merupakan upaya untuk meningkatkan ketaqwaan dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Zikir apa yang paling dahsyat?
Ringkasan AI7 Dzikir Pendek yang Dahsyat, Pahalanya Berlimpah dan Akan ...Dzikir paling dahsyat bervariasi tergantung tujuannya, namun yang paling utama dan sering disebut adalah "Laa ilaaha illallah" (Tahlil) karena mengandung tauhid murni, dan gabungan "Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, Allahu Akbar" (Tasbih, Tahmid, Tahlil, Takbir) karena dicintai Allah dan berat timbangannya.
Dzikir 33x apa saja?
Berikut adalah bacaan dzikir yang disunnahkan dibaca setelah sholat fardhu masing-masing sebanyak 33 beserta Arab, latin, dan artinya.Tasbih (Subhanallah) 33 Kali. سُبْحَانَ الله Latin: Subhaana Allah. ...2. Tahmid (Alhamdulillah) 33 Kali. الْحَمْدُ للهِ Latin: Alhamdulillah. ...3. Takbir (Allahuakbar) 33 Kali. اللَّهُ أَكْبَرُ
Apa amalan yang paling istimewa di hari Jumat?
Ringkasan AI7 Amalan Di Hari Jumat Yang Dianjurkan Dalam IslamAmalan terbaik di hari Jumat meliputi mandi sunnah, memakai pakaian terbaik, berangkat awal ke masjid, memperbanyak shalawat dan doa, membaca Surah Al-Kahfi, bersedekah, berzikir serta istighfar, dan khusyuk mendengarkan khutbah Jumat untuk meraih keberkahan, pahala berlipat, serta terkabulnya doa.