IHSG Dibuka Perkasa Hari Ini 11 Februari 2026, Capai Level Segini

Simak gerak IHSG pada pembukaan perdagangan hari ini 11 Februari 2026.

oleh Septian DenyDiterbitkan 11 Februari 2026, 09:27 WIB
Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat 21,05 poin atau 0,26 persen ke posisi 8.152,79 pada hari ini Rabu 11 Februari 2026.

Dikutip dari Antara, Rabu (11/2/2026), kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,99 poin atau 0,12 persen ke posisi 830,42.

IHSG Berpotensi Melejit

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan saham Rabu, (11/2/2026). IHSG hari ini akan menguat ke posisi 8.264-8.440. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melompat 1,24% ke posisi 8.131 dan disertai peningkatan volume pembelian, penguatannya pun sudah menutup area gap 8.025-8.102.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, best case, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave © dari wave [x] ke 8.264-8.440.

“Namun, pada label merah, IHSG akan terkoreksi dulu ke area 7.922-8.006 untuk membentuk wave(b) pada pola triangle,” tutur Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.712,7.547 dan level resistance 8.214,8.354 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 7.800-8.320.

 

Rekomendasi Saham

Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Timah Tbk (TINS), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT RMK Energy Tbk (RMKE).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Buy on Weakness

Saham AMMN menguat 3,03% ke 7.650 dan masih didominasi oleh volume pembelian, pergerakannya pun mampu menembus cluster MA20 dan MA200.

“Kami perkirakan, posisi AMMN saat ini berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C pada label hitam,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 7.275-7.500

Target Price: 7.875, 8.225

Stoploss: below 7.175

 

2. PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) - Spec Buy

BBYB menguat 4,42% ke 378 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama BBYB masih mampu bergerak di atas 356 sebagai stoplossnya, maka posisi BBYB saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.

Spec Buy: 364-372

Target Price: 384, 436

Stoploss: below 356

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan penetapan kondisi pasar yang fluktuatif signifikan berlaku selama enam bulan sejak tanggal dikeluarkan, yaitu 18 Maret 2025. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

3. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) - Buy on Weakness

Saham RAJA menguat 3,13% ke 3.950 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. “Saat ini, posisi RAJA diperkirakan berada pada bagian awal dari wave 1 dari wave (5),” kata dia.

Buy on Weakness: 3.580-3.830

Target Price: 4.470, 5.200

Stoploss: below 3.470

 

4. PT RMK Energy Tbk (RMKE) - Buy on Weakness

Saham RMKE menguat 1,21% ke 4.180 dan masih didominasi oleh volume beli meskipun cenderung mengecil. Saat ini, Herditya menuturkan, pihaknya perkirakan posisi RMKE berada di awal wave (A) dari wave [B].

Buy on Weakness: 3.980-4.130

Target Price: 4.560, 5.075

Stoploss: below 3.720

 

DisclaimerSetiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya