Liputan6.com, Jakarta - Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS dan karyawan swasta bisa kerja fleksibel atau Work From Anywhere (WFA) selama Lebaran 2026. Hal ini seiring Pemerintah yang mengeluarkan kebijakan sistem kerja fleksibel, alias Work From Anywhere (WFA) selama 5 hari selama periode Lebaran 2026.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian (Menko Bidang Perekonomian) Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan itu diluncurkan untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat di musim mudik Lebaran 2026.
Advertisement
"Pemerintah menerapkan skema kerja work from anywhere, bukan libur ya, ini clear work from anywhere atau flexible working arrangement. Itu tanggalnya 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret. Itu 5 hari," tegas Airlangga di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/6/2026).
Adapun pelaksanaan teknisnya bakal diatur oleh masing-masing menteri terkait. Seperti Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) bagi ASN, dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) untuk pegawai swasta.
Untuk PNS, Menpan RB Rini Widyantini telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026, yang mengatur penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan secara fleksibel.
"Yaitu 2 hari sebelum libur nasional dan cuti bersama Hari Nyepi (2026), yaitu tanggal 16 dan 17 Maret. Kemudian juga 3 hari setelah libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri (2026), yaitu pada tanggal 25, 26 dan 27 Maret," beber Rini.
Dorong Perusahaan Terapkan WFA
Sementara untuk pegawai swasta, Menaker Yassierli mendorong setiap perusahaan untuk ikut menerapkan skema WFA saat Lebaran 2026. Ia pun telah meneruskan permintaan tersebut kepada kepala daerah, untuk menyampaikan pesan yang sama kepada seluruh perusahan yang beroperasi di tempatnya.
"Kami mengimbau kepada gubernur, bupati, wali kota untuk mengimbau kepada seluruh perusahaan agar memberikan kesempatan bagi pekerja atau buruhnya untuk melaksanakan pekerjaan dari lokasi lain. Atau yang disebut dengan work from anywhere pada tanggal 16 dan 17 Maret 2026," ungkapnya.
"Kami juga mengharapkan agar perusahaan dapat memperlakukan WFA pada tanggal 25, 26 dan 27 Maret 2026," dia menambahkan.
WFA Bakal Dorong 105 Juta Orang Jalan-Jalan di Dalam Negeri
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memprediksi akan ada 105 juta orang melakukan perjalanan di dalam negeri di libur Lebaran 2026 mendatang. Salah satunya didorong oleh kebijakan work from anywhere (WFA).
Airlangga mengumumkan akan memberlakukan WFA pada 16-17 dan 25-27 Maret 2026. Kebijakan ini dinilai akan menggugah masyarakat untuk melakukan wisata.
"Sektor juga yang menunjukkan peningkatan adalah pariwisata, dengan kebijakan work from anywhere itu mendorong 105 juta perjalanan dalam negeri, dan ini cukup untuk mendorong pertumbuhan (ekonomi)," ungkap Airlangga dalam Konferensi Pers Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026, di Jakarta, dikutip Jumat (6/2/2026).
Dia mengatakan, hal tersebut akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal I-2026 ini. Kebijakan WFA, ditambah dengan stimulus ekonomi akan berdampak positif ke daya beli masyarakat.
Airlangga juga menyebut, sejumlah lembaga internasional telah menyampaikan prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia positif di kisaran 4,8-5,1 persen.
"IMF, World Bank itu tetap memperkirakan ekonomi di tahun ini itu bisa antara 4,8 sampai 5,1 persen. Jadi Indonesia juga tetap optimis," ucapnya.
Kebijakan WFA
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah akan menerapkan kebijakan kerja di mana saja atau work from anywhere (WFA). Kebijakan ini akan berlaku pada hari-hari tertentu menjelang Lebaran 2026 mendatang.
Dia mengatakan, pemerintah juga telah menetapkan pemberian stimulus ekonomi untuk mendorong daya beli masyarakat. Pada aspek mobilitas, dia juga mengungkapkan WFA akan diberlakukan pada 16-17 Maret 2026 dan 25-27 Maret 2026.
"Kami juga akan berikan work from anywhere. Supaya yang bolong-bolong mendekati nanti hari raya lebaran itu bisa diisi oleh work from anywhere," ungkap Airlangga dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026, di Jakarta, Kamis (5/2/2026).
"Jadi kalau boleh di spill work anywhere-nya tanggal 16,17, tanggal 25, 26, 27 (Maret 2026)," imbuhnya.
Sejalan dengan itu, pemerintah juga memberikan stimulus untuk perjalanan mudik lebaran. Ada diskon 30 persen pada tiket kereta api. Lalu, diskon tiket pesawat sebesar 17-18 persen.
"Nah ini diharapkan perencanaan libur bisa baik," katanya.