IHSG Bertahan di Atas 8.000 Awal Perdagangan 10 Februari 2026

Sempat dibuka melemah tipis, IHSG hari ini langsung tancap gas dan bertahan kokoh di atas level psikologis 8.000.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 10 Februari 2026, 09:30 WIB
IHSG hari ini (10/2/2026) bergerak menguat ke level 8.070,87 di awal perdagangan sesi I. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (10/2/2026). Namun tak lama kemudian IHSG langsung tancap gas menguat dan terus bertahan di atas level 8.000.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka ke posisi 8.031,58 dari penutupan perdagangan sebelumnya di angka 8.031,87. Namun tak lama kemudian IHSG mampu menguat.

Pada pukul 09.22 WIB, IHSG naik 0,54 persen ke posisi 8.070,87. Indeks saham LQ45 juga naik 0,45% ke posisi 824,17. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 7.082,46 dan level terendah 8.011,13. Sebanyak 406 saham menghijau sehingga mengangkat IHSG. Selain itu, 151 saham melemah dan 152 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 456.375 kali dengan volume perdagangan saham 8,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 3,6 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.779.

Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham dasar naik 2,10 dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi menyusul dengan naik 1,55^ dan sektor saham properti di posisi berikutnya dengan menguat 1,30%.

IHSG Berpotensi Menguat

Pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya diwartakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Selasa, (10/2/2026). IHSG hari ini akan menguji posisi 8.028-8.102. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melesat 1,22% ke posisi 8.031 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih berada di atas moving average (MA) 200 harian pada perdagangan Senin, 9 Februari 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG masih berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji 8.028-8.102 sekaligus menutup gap-nya.

"Namun, waspadai akan ada peluang koreksi ke 7.785-7.904,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.712,7.547 dan level resistance 8.214,8.354.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan resistance 7.800-8.320.

Rekomendasi Saham

Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Pada hari ini, IHSG melemah pada penutupan sesi pertama menyusul perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan PT Jafpa Comfeed Tbk (JPFA).

Sementara itu, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), dan PT Harum Energy Tbk (HRUM).

Rekomendasi Teknikal

1.PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Buy on Weakness

Saham ARCI menguat 5,30% ke 1.690 dan didominasi oleh volume pembelian. “Best case (hitam), posisi ARCI sedang berada di awal wave [iii] dari wave 5,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 1.600-1.660

Target Price: 1.745, 1.980

Stoploss: below 1.540

 

2.PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Buy on Weakness

Saham BBCA terkoreksi 2,28% ke 7.500 dan masih didominasi oleh tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi BBCA sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 1,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 6.975-7.325

Target Price: 7.750, 8.525

Stoploss: below 6.750

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya