Detik-detik Tembok Penahan Tanah Ambrol dan Terjang Rumah Lansia di Situbondo

Sebuah Tembok Penahan Tanah (TPT) atau bahu jalan di Desa Baderan ambrol dan menghantam rumah milik seorang lansia hingga mengalami kerusakan serius.

oleh Hermawan ArifiantoDiterbitkan 09 Februari 2026, 22:59 WIB
Tim BPBD Situbondo Pantau Longsoran Tembok Penahan Tanah di Sumbermalang Situbondo hantam rumah lansia. (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sumbermalang, Situbondo, memicu bencana tanah longsor. Sebuah Tembok Penahan Tanah (TPT) atau bahu jalan di Desa Baderan ambrol dan menghantam rumah milik seorang lansia hingga mengalami kerusakan serius.

​Peristiwa ini terjadi Senin (9/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB saat wilayah Desa Baderan dan sekitarnya diguyur hujan lebat. Akibat tekstur tanah yang gembur, TPT sepanjang 30 meter tidak mampu menahan beban dan longsor menimpa kediaman Nidin (87).

BACA JUGA: Longsor di Lembah Anai, Batu Besar Tutup Jalur Padang-Bukittinggi

​Pemilik rumah, Nidin, menceritakan detik-detik mencekam saat material tanah menghantam dinding rumahnya.

​"Saat kejadian saya sedang di ruang tamu karena di luar masih hujan deras. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang sangat keras. Saat saya keluar, material longsor sudah masuk dan menjebol dinding kamar," ungkapnya.

​Meski material longsor menutup sebagian bangunan rumah permanen tersebut, beruntung tiga penghuni rumah dinyatakan selamat 

​Berdasarkan asesmen cepat yang dilakukan oleh tim Pusdalops dan TRC BPBD Kabupaten Situbondo, dampak kerusakan meliputi dua poin utama:

Rumah berukuran 12 meter milik korban mengalami rusak sedang dengan tembok bagian kamar yang jebol. Kerugian ditaksir mencapai  Rp 25.000.000

"Tembok Penahan Tanah (TPT) mengalami rusak berat dan menyebabkan separuh badan jalan retak. Kerugian pada sektor ini diperkirakan mencapai Rp120.00.000," Ujar koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriono.

 

Total Kerugian

Tim BPBD Situbondo Pantau Longsoran Tembok Penahan Tanah di Sumbermalang Situbondo hantam rumah lansia. (Dok. Istimewa)

​Total kerugian materiil akibat bencana ini diprediksi menyentuh angka Rp 145.000.000. Adapun langkah yang dilakukan BPBD Situbondo, diantaranya ​pemasangan terpal untuk menutup material longsor guna mencegah erosi susulan.

"Pemberian tanda peringatan bagi pengguna jalan di sekitar lokasi TPT yang retak. Selain itu, ​penyaluran bantuan logistik darurat bagi korban terdampak," tambah Puriono.

​Puriono mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di lereng bukit atau kawasan rawan longsor, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Mengingat cuaca masih terpantau gerimis dan potensi hujan susulan masih tinggi. 

"warga kita minta segera melapor jika melihat rekahan tanah atau tanda-tanda longsor baru,"pungkasnya

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya