3,6 Juta Kendaraan Diproyeksi Tinggalkan Jabodetabek via Tol di Mudik Lebaran 2026

Jasa Marga memproyeksikan, sebanyak 3,6 juta kendaraan bakal meninggalkan wilayah Jabodetabek via jalan tol di musim mudik.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 09 Februari 2026, 19:40 WIB
Pedagang menawarkan daganganya ke para pemudik di Jalan tol Cikopo - Palimanan KM 73, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (30/4/2022). Padatnya arus lalu lintas ruas tol trans jawa, membuat pedagang asongan turun ke jalan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memproyeksikan, sebanyak 3,6 juta kendaraan bakal meninggalkan wilayah Jabodetabek via jalan tol di musim mudik Lebaran Idul Fitri 2026. Arus lalu lintas ini bakal terbagi menuju tiga wilayah, yakni arah timur (via Tol Jakarta-Cikampek menuju Tol Trans Jawa dan Bandung), barat (Merak), dan selatan (Bogor).

"Kami di Lebaran tahun 2026 ini, dari data yang kami miliki, kami akan memperkirakan sesuai dengan waktunya liburan akan mencapai 3,6 juta kendaraan," ujar Direktur Utama Jasa Marga Rivan Purwantono di booth Travoy Jasa Marga dalam gelaran IIMS 2026 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Rivan menyampaikan, sekitar 50 persen lalu lintas dari total 3,6 juta kendaraan tersebut bakal melaju ke arah timur. Sementara 28 persen lainnya menuju barat, dan 20 persen ke arah selatan.

"Dari 3,6 juta itu, 50 persen adalah ke arah timur dan 28 persen ke arah barat atau ke arah Merak. Sementara 20 persen koma tujuhnya ke arah Ciawi," jelas dia.

Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama bakal memecah gelombang kendaraan menuju timur. Dari pintu tol tersebut, mayoritas akan berkendara menuju Jalan Tol Trans Jawa, sementara lainnya berbelok ke selatan menuju Bandung.

"Tapi yang tidak kalah penting, dari 50 persen ini, 57 persennya menuju Trans Jawa. Ini yang bisa padat. Kemudian 42 persennya menuju ke Bandung," kata Rivan.

 

3,5 Juta Kendaraan di Arus Balik

PT Jasa Marga yang akan memberikan diskon sebesar 20 persen untuk tarif terjauh di Jalan Tol Jakarta-Cikampek bagi pemudik yang mudik Lebaran lebih awal.

Adapun untuk arus balik mudik Lebaran 2026, Jasa Marga memperkirakan sebanyak 3,5 juta kendaraan bakal pulang menuju Jakarta dan sekitarnya. Angka tersebut lebih kecil dibanding arus berangkat, lantaran beberapa pemudik dari arah Jawa menunda kepulangannya.

"Arus Balik juga sama, diperkirakan akan mencapai 3,5 juta (kendaraan). Dengan perkiraan juga akan sama, yang 28 persen akan kembali (dari barat Jakarta), 50 persen akan kembali (dari Trans Jawa), dan sisanya dari Ciawi," papar dia.

"Hanya memang dari Trans Jawa agak berkurang, karena mungkin ada penundaan waktu," imbuh Rivan.

 

Ketepatan Ramalan Capai 90%

Penampakan Pemudik memadati Gerbang Tol Palimanan Cipali pada H-6 arus mudik 2019 menggunakan sistem one way. Foto (Liputan6.com / Panji Prayitno)

Dikatakan Rivan, proyeksi yang dikeluarkan Jasa Marga tergolong akurat. Dengan ketepatan prediksi mencapai 90,9 persen.

"Berdasarkan pengalaman Nataru, perhitungan kami adalah dihitung dari trafik yang terjadi dari waktu ke waktu. Dan Alhamdulillah di Nataru, akurasinya hampir mencapai 100 persen atau 90,9 persen," ungkap dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya