Ceri, Buah Kaya Antioksidan Favorit Putri Marino

Aktris Putri Marino punya cerita dan kenangan soal buah ceri yang sudah lama jadi buah favoritnya.

oleh Ade Nasihudin Al AnsoriDiterbitkan 09 Februari 2026, 17:09 WIB
Ceri, Buah Kaya Antioksidan Favorit Putri Marino, Jakarta (9/2/2026). Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin.

Liputan6.com, Jakarta - Ceri (Prunus subg. Cerasus) adalah buah merah kesukaan aktris Putri Marino. Bukan sekadar buah, bagi Putri, ceri sarat akan kenangan bersama sang ayah.

“Aku tuh suka banget buah ceri, buah ceri ini adalah buah yang selalu mengingatkan aku tentang Papa. Karena dulu waktu ke Italia, waktu liburan, setiap nyampe Italia Papa pasti selalu beliin buah ceri dan Papa selalu bling ‘Ini buah khas dari Italia’,” kenang Putri dalam temu media di Jakarta, Senin (9/2/2026).

“Jadi setiap makan buah ceri, selalu ingat Papa. Dan sekarang itu lagi musim buah ceri,” tambahnya.

Tradisi beli buah ceri saat liburan terbawa hingga kini. Ia kerap membeli stok Tasmanian cherries terutama jika sedang musim.

“Suka banget aku sampe beli satu kotak. Sekarang kan lagi musim ya, Tasmanian Cherry di Australia sana, jadi aku emang setiap tahun yang aku nantikan adalah musim buah ceri, Tasmanian cherry. Jadi, karena sekarang lagi musim, aku tuh sampe nyetok,” kata Putri kepada Health Liputan6.com.

“Nyetok di rumah tuh dua kotak gitu. Dan setiap hari aku cemilin. Aku suka banget sama buah ceri,” tambahnya.

Menurutnya, buah ceri yang dibeli tak pernah diolah menjadi kue atau makanan lain, tapi selalu langsung dimakan segar-segar. Bahkan, kini putrinya, Suri, juga suka makan ceri.

Belakangan, Putri Marino menemukan manisnya aroma ceri dari sebuah parfum. Menurutnya, parfum ini membuatnya merasa dipeluk sang ayah.

“Dan Oriflame mengeluarkan Love Potion Cherry On Top (parfum), membuat aku merasa lebih terkoneksi dengan parfum ini. Jadi pertama kali nyiumin, itu ada wangi manisnya, ada rasa dipeluk sama Papa, jadi sangat personal,” ucapnya.  

Manfaat Buah Ceri

Ceri, Buah Kaya Antioksidan Favorit Putri Marino, Jakarta (9/2/2026). Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin.

Kebiasaan konsumsi ceri seperti Putri Marino baik untuk dicontoh lantaran buah ini dikenal kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral.

Melansir Cleveland Clinic, Ahli gizi terdaftar Carly Sedlacek, MFN, RD, LD, menjelaskan berbagai manfaat kesehatan dari buah ceri, yakni:

Melawan Peradangan dan Penyakit

Ceri merah mendapatkan warnanya yang kaya dari antosianin dan kaya akan polifenol seperti flavonoid. Fitonutrien, atau senyawa kimia tumbuhan ini, memiliki sifat antioksidan.

“Antioksidan melindungi dari peradangan dan melawan radikal bebas, yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan berkontribusi pada penyakit kronis seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung,” kata Sedlacek.

Mengonsumsi semangkuk ceri segar dapat memberikan antioksidan seperti:

  • Vitamin A (beta-karoten).
  • Vitamin C.
  • Vitamin E.

Sebuah tinjauan dari beberapa penelitian menemukan bahwa mengonsumsi setidaknya 45 buah ceri setiap hari mengurangi peradangan yang disebabkan oleh radikal bebas.

“Tetapi jika Anda sensitif terhadap salisilat, zat kimia alami tumbuhan yang ditemukan dalam ceri dan juga digunakan dalam aspirin, mengonsumsi ceri sebanyak itu dapat menyebabkan sakit perut dan diare,” kata Sedlacek.

Konsumsi Ceri Bisa Tingkatkan Kualitas Tidur

Ceri, Buah Kaya Antioksidan Favorit Putri Marino, Jakarta (9/2/2026). Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin.

Ulasan yang sama menunjukkan bahwa ceri membantu tidur lebih nyenyak berkat kandungan tinggi buah ini, seperti:

  • Melatonin, hormon yang membantu mengatur siklus tidur-bangun
  • Serotonin, zat kimia yang membantu tubuh memproduksi melatonin
  • Triptofan, asam amino yang meningkatkan serotonin.

Studi pada pelari jarak jauh menunjukkan bahwa ceri asam dan jus ceri asam dapat mengurangi peradangan dan meredakan nyeri otot setelah berolahraga.

"Sifat anti-inflamasi dan antioksidan ceri bekerja seperti obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen untuk mengurangi atau mencegah rasa sakit. Namun dengan ceri, Anda tidak memiliki risiko efek samping berbahaya seperti potensi masalah pencernaan, ginjal, dan kemungkinan masalah jantung," kata Sedlacek.

Studi lain menemukan bahwa mengonsumsi bubuk ceri asam meningkatkan performa olahraga pada pelari. Pelari yang mengonsumsi ceri selama 10 hari sebelum lari setengah maraton memiliki waktu finis 13 persen lebih cepat daripada mereka yang mengonsumsi plasebo. Dan mereka merasa kurang pegal setelahnya.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya