PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit di Mempawah Lewat Pasokan Energi Andal dan Berkelanjutan

PTBA dukung hilirisasi bauksit di Mempawah lewat pasokan energi andal dan berpotensi ciptakan 65.000 lapangan kerja dan perkuat industri aluminium nasional.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 07 Februari 2026, 12:37 WIB
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turut berperan strategis dalam mendukung keberhasilan pengembangan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat. Foto: Istimewa

Liputan6.com, Mempawah - PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, mengambil peran strategis dalam mendukung pengembangan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat. Peran tersebut diwujudkan melalui penyediaan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan untuk menunjang operasional smelter aluminium.

Sebagai bagian dari ekosistem hilirisasi mineral nasional, PTBA memastikan ketersediaan sumber energi (Power Solution) yang menjadi tulang punggung operasional fasilitas pemurnian tersebut.

Kapasitas Besar, Dampak Ekonomi Luas

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turut berperan strategis dalam mendukung keberhasilan pengembangan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat. Foto: Istimewa

Fasilitas ini menjadi penghubung penting dalam rantai pasok pengolahan dan pemurnian bauksit–alumina–aluminium yang terintegrasi di Indonesia. Kapasitas pengolahan mencapai 3 juta ton bauksit menjadi 1 juta ton alumina per tahun. Selanjutnya, 1 juta ton alumina tersebut diolah menjadi 600 ribu ton aluminium.

Proyek ini diproyeksikan menjadi motor penggerak penciptaan lebih dari 65.000 lapangan kerja. Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor pertambangan, tetapi juga sektor industri terkait, pembangunan infrastruktur daerah, hingga UMKM yang terlibat dalam rantai ekosistem hilirisasi tersebut.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menekankan bahwa pengembangan ekosistem terintegrasi ini menjadikan sumber daya mineral tidak lagi sekadar komoditas ekspor mentah, melainkan bahan baku strategis untuk transformasi industri nasional.

“Melalui Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Bauksit-Alumina-Aluminium ini kita berupaya mewujudkan transformasi industri yang mampu mendorong penciptaan lapangan kerja dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional," jelas Rosan.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menegaskan komitmen Grup MIND ID dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya mineral secara bertanggung jawab agar kekayaan alam dapat diolah di dalam negeri dan menciptakan multiplier effect ekonomi yang berkelanjutan.

“Proyek ini adalah karya anak bangsa. Inilah bentuk kontribusi Grup MIND ID dalam menciptakan nilai tambah di dalam negeri, memperkuat ekonomi, dan memperkuat kedaulatan Negara, demi peradaban masa depan Indonesia,” pungkas Maroef.

Energi Stabil Jadi Faktor Krusial Operasional Smelter

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turut berperan strategis dalam mendukung keberhasilan pengembangan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat. Foto: Istimewa

Oleh karena itu, penyediaan energi yang stabil menjadi faktor krusial dalam menjamin keberlangsungan proses pengolahan bauksit menjadi alumina hingga aluminium, yang membutuhkan suplai energi dalam skala besar dan berkesinambungan.Direktur Utama Perusahaan, Arsal Ismail, menegaskan keterlibatan Perusahaan dalam mendukung kebutuhan energi proyek strategis nasional di Mempawah merupakan bentuk sinergi antaranggota Grup MIND ID dalam menciptakan nilai tambah di dalam negeri.

“PTBA berkomitmen untuk mendukung program strategis hilirisasi nasional melalui penyediaan energi yang andal, efisien, dan berdaya saing. Dukungan energi bagi Pengolahan dan Pemurnian Alumina-Aluminium Terpadu di Mempawah menjadi bukti keseriusan Perusahaan dalam memperkuat rantai pasok industri dan ketahanan energi nasional sekaligus mendorong percepatan hilirisasi industri berbasis sumber daya alam serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ujarnya.

Keberadaan pasokan energi dari PTBA tidak hanya menopang operasional fasilitas pemurnian namun juga berkontribusi pada terciptanya kepastian investasi, peningkatan daya saing industri aluminium nasional, serta penguatan kemandirian industri strategis Indonesia. Apalagi pasokan energi yang nantinya akan disediakan Perusahaan ini memakai teknologi yang canggih dan ramah lingkungan.

Melalui dukungan energi yang terintegrasi dengan proyek hilirisasi bauksit–alumina–aluminium, PTBA menegaskan perannya sebagai pilar penting dalam mewujudkan transformasi industri nasional, sejalan dengan Asta Cita Presiden, untuk memperkuat kemandirian energi dan industrialisasi berbasis sumber daya dalam negeri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya