9.300 Warga Palestina Ditahan di Penjara-penjara Israel

Laporan ini disebutkan oleh sebuah lembaga di Palestina.

oleh Tim GlobalDiterbitkan 07 Februari 2026, 08:05 WIB
Warga Palestina di Gaza terpaksa bertahan di tenda-tenda yang rusak atau rumah-rumah yang tidak layak huni karena proses pembangunan kembali terhambat. Tampak dalam foto, seorang pria Palestina memperbaiki tenda perlindungan di sebuah bangunan yang rusak akibat perang, dimana sebagian bangunan tersebut runtuh pada hari musim dingin yang berangin di Kota Gaza pada Selasa 13 Januari 2026. (Omar AL-QATTAA/AFP)

Liputan6.com, Tepi Barat - Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) menyebutkan bahwa hingga awal Februari lebih dari 9.300 warga Palestina ditahan di penjara-penjara Israel, berdasarkan data organisasi hak tahanan dan Dinas Penjara Israel.

PPS menyebutkan bahwa jumlah tersebut termasuk 56 tahanan perempuan, yang dua di antaranya masih di bawah umur, dan 350 anak yang ditahan di penjara Megiddo dan Ofer, dikutip dari laman Antara News, Sabtu (7/2/2026).

Data tersebut menunjukkan bahwa jumlah tahanan administratif, yakni mereka yang ditahan tanpa dakwaan atau persidangan, mencapai 3.358 orang.

Angka itu merupakan yang tertinggi dibanding dengan tahanan yang dijatuhi vonis, mereka yang ditahan dalam tahanan pra-persidangan, dan mereka yang dikategorikan sebagai "kombatan ilegal" oleh Israel.

Menurut pernyataan, jumlah tahanan yang dikategorikan sebagai "kombatan ilegal" mencapai 1.249 orang.

Jumlah tersebut tidak mencakup semua tahanan dari Gaza yang ditahan di kamp-kamp militer Israel dan dimasukkan ke dalam kategori tersebut.

Perlu dicatat bahwa klasifikasi ini juga mencakup tahanan Arab dari Lebanon dan Suriah, demikian dikutip dari pernyataan tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya