Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) di Istana Negara Jakarta. Juda Agung mengantikan Thomas Djiwandono yang kini menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Harta Kekayaan Juda Agung
Dikutip dari LHKPN KPK, Juda Agung tercatat memiliki total harta kekayaan Rp 56.084.744.920. Harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan sebesar Rp 21.521.800.000 yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Kota Bogor.
Advertisement
Selain itu, Juda Agung juga tercatat memiliki alat transportasi berupa mobil Toyota Fortuner diesel 2020 senilai Rp375,59 juta, mobil Toyota Calya 2019 Rp102,37 juta, dan mobil BMW 730LI M Sport CKD 2022 seharga Rp 1,54 miliar. Total harta berupa alat transportasi mencapai Rp2,02 miliar.
Juda Agung juga tercatat memiliki surat berharga senilai Rp 22.306.724.050, kas dan setara kas Rp 11.884.316.995 dan utang Rp 1.652.216.000
Profil Juda Agung
Dikutip dari laman bi.go.id, Juda Agung lahir di Pontianak pada tahun 1964. Setelah menempuh pendidikan di bidang Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor pada tahun 1987.
Juda melanjutkan pendidikan di University of Birmingham dan mendapatkan gelar Master di bidang Commercial dan Social Science pada tahun 1995.
Juda mengawali karir di Bank Indonesia pada tahun 1991 sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.
Tak lama dari itu, lelaki asal Pontianak ini pada tahun 1992-1993 menjadi Research Assistant di Central Planning Bureau, Belanda.
Pendidikan
Kemudian ia melanjutkan pendidikan di University of Birmingham hingga meraih gelar S3 PhD di bidang Economics pada tahun 1999. Setelah 3 tahun, Juda kembali dari tugas belajarnya di University of Birmingham.
Pada 1999-2002 ia pun menjadi peneliti ekonomi junior Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter.
Setelah itu pada 2002-2003, dia menjadi peneliti ekonomi Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter.
Selanjutnya, dia menjadi Staf Gubernur Bank Indonesia pada 2003-2006. Di tahun berikutnya, pada 2007-2008 Juda menjadi Advisor kepada Direktur Eksekutif IMF, Washington DC.
Sepulangnya dari Washington, lelaki berusia 57 tahun ini kembali ke Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter sebagai Kepala Bagian di Direktorat Riset Ekonom dan Kebijakan Moneter sejak tahun 2019.
Tak hanya itu, Juda juga pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (2014-2017), Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat (2017), dan Pegawai Penugasan Setingkat Direktur Eksekutif Departemen Sumber Daya Manusia (2017-2019).
Juda Agung Datangi Istana Jelang Pelantikan
Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, di tengah sinyal pelantikan Wakil Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dikutip dari Antara, Kamis (5/2/2026), Juda Agung tiba di Istana Kepresidenan pukul 15.17 WIB, mengenakan setelan jas hitam, dasi biru, dan kopiah hitam. Juda Agung tiba didampingi keluarganya.
Selepas tiba di Istana, dia langsung memasuki area dalam Istana tanpa memberikan pernyataan apapun kepada wartawan yang telah menunggu.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberi sinyal adanya upacara pelantikan wakil menteri keuangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis sore, untuk mengisi posisi yang sebelumnya diisi Thomas Djiwandono.
Walaupun demikian, Pras, sapaan akrab Prasetyo, belum mau mengumumkan nama wamenkeu pilihan Presiden Prabowo Subianto yang akan menggantikan Thomas.
Terlepas dari itu, mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung saat ini diyakini kuat sebagai kandidat wamenkeu pengganti Thomas.
"Nanti akan diumumkan pada waktunya," kata Pras menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan Juda Agung dilantik sebagai wamenkeu hari ini.