Liputan6.com, Jakarta - Mencari peluang bisnis sampingan yang praktis dan ekonomis kini semakin mudah dengan munculnya berbagai ide jualan es pakai 2 bahan yang sedang viral. Konsep jualan ini sangat menarik karena hanya membutuhkan modal minimalis namun memiliki potensi keuntungan yang menjanjikan, terutama saat cuaca panas melanda. Tanpa perlu persiapan yang rumit, siapa pun bisa mulai merintis usaha kuliner dingin yang menyegarkan langsung dari dapur sendiri dengan peralatan seadanya.
Artikel ini akan mengulas secara tuntas mengenai berbagai pilihan menu es kreatif yang hanya mengandalkan dua komponen utama untuk menghasilkan rasa yang lezat. Selain daftar menu yang populer, akan ada bahasan resep praktis yang mudah diikuti agar tekstur dan rasa es tetap konsisten meski menggunakan bahan yang sangat terbatas.
Advertisement
1. Es Krim Beng-Beng Stick
Bahan-Bahan:
- 10 bungkus Beng-Beng (kemasan standar).
- 500 ml susu cair full cream (atau susu UHT coklat).
Langkah-Langkah Membuat:
1. Remas perlahan bungkus Beng-Beng tanpa membukanya agar coklat di dalamnya agak hancur namun tidak bubuk.
2. Gunting bagian ujung atas bungkus secara rapi.
3. Tuangkan susu cair ke dalam bungkus Beng-Beng hingga hampir penuh.
4. Tusukkan stik es krim ke bagian tengah bungkus.
5. Tata posisi tegak di dalam wadah, lalu masukkan ke dalam freezer selama 6–8 jam hingga beku sempurna.
6. Saat akan dijual, cukup gunting bungkusnya dan es siap dinikmati.
2. Es Semangka India
Bahan-Bahan:
- 1 buah semangka ukuran sedang (sekitar 3–4 kg).
- 500 ml sirup cocopandan merah.
Langkah-Langkah Membuat:
1. Belah semangka, lalu cacah halus daging buahnya atau potong dadu kecil-kecil.
2. Pastikan air dari buah semangka juga ikut tertampung.
3. Siapkan wadah besar, masukkan potongan semangka tersebut.
4. Tuangkan sirup cocopandan, lalu aduk rata.
5. Air dari semangka akan menyatu dengan sirup sehingga tidak perlu tambahan air lagi agar rasa tetap pekat. Sajikan di gelas plastik dengan tambahan es batu kristal.
3. Es Pop Ice Cream
Bahan-Bahan:
- 5 sachet pop ice (varian rasa bebas)
- 1 liter susu cair
Langkah-Langkah Membuat:
1. Campurkan bubuk Pop Ice dengan susu cair ke dalam wadah besar.
2. Aduk hingga bubuk benar-benar larut dan tidak ada yang menggumpal.
3. Siapkan plastik es mambo atau plastik lilin.
4. Tuangkan larutan ke dalam plastik, lalu ikat kencang.
5. Bekukan di dalam freezer semalaman. Es ini siap dijual dalam keadaan beku.
4. Es Yakult Jelly
Bahan-Bahan:
- 10 botol yakut
- 1 bungkus nutrijell rasa buah, masak sesuai petunjuk kemasan lalu potong dadu
Langkah-Langkah Membuat:
1. Siapkan botol kemasan kecil atau gelas plastik ukuran 200 ml.
2. Masukkan potongan jelly secukupnya ke dasar wadah.
3, Tuangkan 1 - 1,5 botol yakult ke dalam wadah tersebut.
4. Tambahkan sedikit es batu jika ingin langsung dikonsumsi, atau simpan di lemari es agar suhu tetap dingin tanpa mengencerkan rasa.
5. Es Teh Leci
Bahan-Bahan:
- 1 liter air teh pekat (buat dari 4-5 kantong teh celup)
- 1 kaleng buah leci
Langkah-Langkah Membuat:
1. Campurkan air teh yang sudah dingin dengan air sirup dari kaleng leci. Aduk hingga tingkat kemanisan dirasa pas
2. Siapkan gelas saji, isi dengan es batu secukupnya
3. Tuangkan campuran teh ke dalam gelas.
4. Masukkan 1 atau 2 butir buah leci utuh ke atasnya sebagai topping sekaligus penarik perhatian pembeli.
Pertanyaan Umum tentang Topik
1. Apakah rasa es tidak hambar jika hanya menggunakan 2 bahan?
Rasa tidak akan hambar asalkan pemilihan bahannya tepat. Kuncinya adalah menggunakan satu bahan yang sudah memiliki rasa kuat, seperti sirup, minuman bubuk, atau buah manis dan satu bahan sebagai pelarut atau tekstur, seperti susu atau air kelapa. Dengan perbandingan takaran yang pas, rasa yang dihasilkan tetap akan kaya dan lezat.
2. Bagaimana cara menentukan harga jual agar tetap untung?
Cara termudah adalah menjumlahkan total biaya belanja kedua bahan tersebut, lalu dibagi dengan jumlah porsi yang dihasilkan. Setelah ketemu modal per porsi, tambahkan margin keuntungan antara 30% - 50%. Jangan lupa pertimbangkan biaya pendukung seperti plastik, sedotan, atau es batu meskipun tidak dihitung sebagai bahan utama.
3. Apakah bahan-bahan tersebut tahan lama jika tidak habis terjual?
Untuk jenis es yang dibekukan, seperti Es Beng-Beng atau Es Pop Ice memiliki daya tahannya sangat lama, sehingga bisa mencapai 2-4 minggu di dalam freezer. Namun, untuk es yang menggunakan buah segar atau campuran cair, seperti Es Semangka atau Yakult Jelly sebaiknya habis dalam satu hari agar rasa buah tetap segar dan tidak asam.
4. Bagaimana cara menjaga kualitas es agar tidak cepat cair saat dijual?
Gunakan cool box atau styrofoam dengan tambahan es batu kristal dan garam kasar di sela-selanya jika berjualan di luar ruangan. Pastikan suhu freezer berada di tingkat maksimal sebelum dibawa keluar agar kepadatan es bertahan lebih lama selama proses penjualan.
5. Bisakah bahan utama diganti dengan merek yang lebih murah?
Tentu bisa. Penggantian merek, misal dari susu UHT ke krimer kental manis atau dari sirup premium ke sirup curah dapat menekan modal secara signifikan. Namun, perlu dilakukan uji coba rasa terlebih dahulu untuk memastikan kualitas rasa tidak turun drastis.