Prabowo Bertekad Memperbesar Garuda Indonesia

Presiden Prabowo Subianto ingin PT Garuda Indonesia Tbk makin mendunia dan mampu bersaing dengan maskapai lain.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 03 Februari 2026, 17:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan pemerintah daerah tahun 2026 di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor. (Tangkapan Layar YouTube Kemendagri RI)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bertemu Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Glenny Kairupan di Istana Negara, Jakarta pada Senin, 2 Februari 2026. Pertemuan ini dinilai untuk memperbesar maskapai Garuda Indonesia.

Demikian disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta dikutip dari Antara, Selasa (3/2/2026).

Teddy menuturkan, Presiden Prabowo menegaskan komitmen membesarkan Garuda Indonesia supaya mampu bersaing dengan maskapai lain.

"Kita mampu memperbesar Garuda, oke? Jangan sampai kalah dengan maskapai lain,” kata Teddy.

Teddy menuturkan, Presiden Prabowo Subianto bertekad mendorong Garuda Indonesia berkembang lebih besar dan dikenal di tingkat global sebagai maskapai nasional.

"Garuda, maskapai nasional kebangsaan Indonesia. Pak Presiden bertekad memperbesar, menduniakan Garuda Indonesia,” kata Teddy.

Sebelumnya, Presiden Prabowo bersama CEO Embraer Commercial Aviation Arjan Meijer, Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny H. Kairupan, Direktur Utama PT Pindad Sigit Puji Santosa, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi berdiskusi membahas perkembangan terkini industri penerbangan global.

Embraer merupakan produsen pesawat asal Brazil -- juga produsen pesawat terbesar ketiga dunia -- yang memproduksi berbagai jenis pesawat, mulai dari pesawat komersial sampai dengan pesawat tempur.

Diskusi dengan petinggi Embraer itu berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 2 Februari 2026, setelah Presiden Prabowo memimpin Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di SICC, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada pagi harinya.

 

 

Arahan Prabowo

Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan pemerintah daerah tahun 2026 di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor. (Tangkapan Layar YouTube Kemendagri RI)

Sekretariat Presiden dalam siaran resminya yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, menjelaskan dalam pertemuan itu Presiden Prabowo beserta petinggi Embraer dan jajaran pejabat serta petinggi BUMN yang hadir turut membahas ekosistem penerbangan di Indonesia dan teknologi-teknologi terbaru di bidang penerbangan, khususnya pesawat, yang dapat diadopsi oleh Indonesia.

"Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo memberikan arahan agar Indonesia, termasuk maskapai nasional, mampu mengikuti dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi global," demikian Sekretariat Presiden dalam siaran resminya.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny, selepas pertemuan, menjelaskan Presiden Prabowo menginginkan industri penerbangan tanah air juga dapat terlibat dalam perkembangan teknologi penerbangan global.

 

Belum Ada Pembelian Pesawat Baru

Pesawat Airbus A330 Garuda Indonesia mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Blang Bintang, Provinsi Aceh pada 13 Juli 2021. (CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)

"Ya (membahas, red.) tentang Garuda, tentang pesawat-pesawat yang super-super maju sekarang. Teknologi-teknologi yang maju bagaimana kita ikut juga terlibat di dalam perkembangan teknologi. Itulah yang disampaikan Pak Presiden," kata Glenny menjawab pertanyaan wartawan saat dia ditemui selepas pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta.

Walaupun demikian, Glenny menegaskan sejauh ini belum ada rencana pembelian pesawat baru, termasuk dari Embraer, produsen pesawat yang berpusat di Brazil.

Glenny menambahkan pertemuan di Istana Merdeka itu sebatas diskusi mengenai perkembangan teknologi di dunia penerbangan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya