Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan bantuan dana sebesar Rp 40 juta. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 31 Januari 2026.
Berikut isi unggahannya:
Advertisement
"Spesial Untuk warga Indonesia kami berikan Bantuan Dana sebesar Rp 40.000.000
š¦š¬šš„šš§ & ššš§šš”š§šØšš”
Suka dan bagikan postingan ini šš"
Unggahan berisi video yang menyertakan pidato Gibran, berikut isinya:
"Teruntuk semua rakyat Indonesia, siapa saja yang belum pernah kebagian bansos, hari ini dilaksanakan bansos tunai, syaratnya asalkan belum pernah dapat bansos sesimpel itu, tekan love dan panah untuk mendukung acara ini. saya mohon bantuan ini hanya untuk penerima yang belum pernah dapat bantuan,"
Lalu benarkah klaim video Wapres Gibran memberikan bantuan dana sebesar Rp 40 juta? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Wapres Gibran memberikan bantuan dana sebesar Rp 40 juta. Penelusuran dengan tangkapan layar ditemukan, foto dalam video klaim tersebut identik dengan aktivitas Gibran menghadiriĀ buka puasa bersama pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Maret 2025 seperti yang tayang di situs berita Kompas.com.
Saat itu,Ā Gibran Rakabuming Raka meminta para pengusaha untuk terus mengembangkan industri padat karya yang berorientasi ekspor.
Penelusuran juga mengarah pada video dari akun Youtube Wakil Presiden Republik Indonesia @Setwapres dengan judul Wapres Gibran Rakabuming Hadiri Buka Bersama Kadin Indonesia.Ā
Dia berpesan kepada kadin untuk selalu memberdayakan petani, nelayan, dan juga UMKM. Dia juga menyoroti urgensi hilirisasi industri. Gibran menilai, hilirisasi merupakan langkah penting untuk membawa Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah.
Dalam video tersebut, Gibran tidak menyinggung mengenai bantuan dana hingga bansos seperti dalam video klaim yang beredar di media sosial.
Cek Fakta Liputan6.com pun menelusuri klaim dengan menangkap audio untuk dijadikan bahan penelusuran menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs hivemoderation.com.
Dari hasil penelusuran lewat situs hivemoderation.com, audio dalam video klaim Wapres Gibran menunjukkan 81 persen hasil buatan AI atau deepfake.
Ā
Ā
Ā
Sumber:
https://www.youtube.com/watch?v=ahoUMWlo0E4
https://money.kompas.com/read/2025/03/14/204336326/gibran-minta-pengusaha-fokus-pada-industri-padat-karya-dan-ekspor.
https://www.wapresri.go.id/mewakili-presiden-pada-buka-bersama-kadin-indonesia-wapres-ajak-kadin-ciptakan-lapangan-kerja-dorong-kemajuan-teknologi-hilirisasi-industri/
https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection?gad_source=1&gad_campaignid=19609884447&gclid=Cj0KCQjw58PGBhCkARIsADbDily3VYdbxmXbDHS5ri9ub4ff2DXodhTK2ejPVsexhbFhjmpxLH7UEgcaArkWEALw_wcB
Ā
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Wapres Gibran memberikan bantuan dana sebesar Rp 40 juta, tidak benar.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat KanalĀ Cek Fakta Liputan6.comĀ pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018,Ā Cek Fakta Liputan6.comĀ bergabung dalamĀ International Fact Checking Network (IFCN)Ā dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatifĀ cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.