Bar di Jepang Tawarkan Konsultasi Karier bagi Pekerja yang Ingin Resign

Selain jadi lokasi konsultasi, hal unik apa lagi yang ditawarkan oleh bar di Jepang ini?

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 02 Februari 2026, 19:30 WIB
Orang-orang yang mengenakan masker untuk membantu melindungi diri dari penyebaran virus corona berjalan di sepanjang jalan yang dipenuhi bar dan restoran di Tokyo, Selasa (22/3/2022). Langkah-langkah pra-darurat untuk mencegah wabah Covid-19 telah dicabut. (AP Photo/Koji Sasahara)

Liputan6.com, Tokyo - Di tengah deretan izakaya, bar wiski, dan bar sake yang lazim ditemui di sekitar stasiun-stasiun besar Jepang, sebuah tempat minum di dekat Stasiun Yokohama menawarkan konsep yang tidak biasa. Bar tersebut bukan sekadar tempat bersantai, melainkan ruang diskusi bagi mereka yang sedang mempertimbangkan untuk bertahan atau meninggalkan pekerjaannya.

Tempat itu bernama Tenshoku Sodan Bar (転職相談Bar), atau Bar Konsultasi Perubahan Pekerjaan. Di sini, minuman disajikan gratis, sementara topik utama pembicaraan adalah masa depan karier.

Seluruh bartender yang bertugas merupakan konselor profesional dari layanan penempatan kerja LIA, dikutip dari laman Japan Today, Senin (2/2/2026).

Berbeda dengan kantor perekrutan formal, Tenshoku Sodan Bar tidak memposisikan diri sebagai agen pencari kerja yang kebetulan menjual minuman. Manajemennya menyebut bar ini dirancang sebagai ruang netral untuk percakapan yang sulit dilakukan di lingkungan lain.

Pengelola menilai banyak pekerja berada di wilayah abu-abu antara mencintai pekerjaan mereka sepenuhnya dan ingin segera mengundurkan diri. Dalam kondisi tersebut, mencari nasihat sering kali tidak mudah. Keluarga dan teman kerap terpengaruh oleh kekhawatiran atau ekspektasi pribadi, sementara pertemuan dengan agen perekrutan menuntut kesiapan administratif dan keputusan yang jelas.

Di kantor perekrutan, pencari kerja umumnya harus membawa daftar riwayat hidup, mengenakan pakaian formal, serta menjelaskan secara rinci kualifikasi, target gaji, dan alasan ingin pindah kerja. Proses ini dinilai merepotkan bagi mereka yang belum benar-benar siap mengajukan pengunduran diri.

 

Bar Menawarkan Jasa Konsultasi

Orang-orang memakai masker untuk melindungi dari penyebaran virus corona berjalan di sepanjang jalan yang dipenuhi bar dan restoran di Tokyo, Rabu (19/1/2022). Tokyo dan puluhan daerah lain di Jepang akan menghadapi pembatasan COVID-19 baru yang berlaku efektif Jumat (21/1). (AP Photo/Koji Sasahara)

Tenshoku Sodan Bar, yang dibuka awal bulan ini, menawarkan pendekatan berbeda. Tidak ada kewajiban membawa CV, mengenakan jas, atau menentukan keputusan akhir. Sekitar 60 persen pengunjung mengaku belum memutuskan untuk berganti pekerjaan ketika datang ke bar tersebut.

Pelanggan menyebut mereka menghargai kesempatan untuk mendiskusikan situasi kerja secara lebih abstrak dan jujur, tanpa tekanan untuk segera mencari lowongan baru. Percakapan difokuskan pada refleksi pribadi, bukan pada pencocokan cepat dengan daftar pekerjaan yang tersedia.

Meski mengusung kata “konsultasi”, suasana bar dibuat santai dan dialogis. Pengunjung dapat menyampaikan keraguan seperti “Saya tidak membenci pekerjaan saya, tetapi belum yakin ini tempat yang tepat dalam jangka panjang” tanpa didorong langsung ke proses lamaran kerja.

Karena format percakapan dilakukan secara satu lawan satu, pengunjung diwajibkan melakukan reservasi terlebih dahulu melalui aplikasi pesan Line. Menurut pengelola, durasi konsultasi rata-rata berlangsung antara 60 hingga 90 menit, meski tidak dibatasi secara ketat.

Seluruh layanan di Tenshoku Sodan Bar, termasuk minuman beralkohol maupun non-alkohol serta sesi konsultasi karier, diberikan secara gratis.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya