Liputan6.com, Jakarta - AC Milan terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat lini serang dengan membidik striker Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta. Klub raksasa Italia ini melihat Mateta sebagai profil ideal yang mampu menambah kekuatan fisik dan kedalaman di lini depan.
Minat kuat dari Rossoneri ini telah memicu negosiasi intensif antara kedua klub, meskipun jalan menuju kesepakatan masih diwarnai tantangan.
Advertisement
Upaya AC Milan untuk merekrut Mateta kini telah mencapai fase penting, dengan sang pemain dilaporkan telah mencapai kesepakatan personal dengan klub Italia tersebut. Ia diharapkan menandatangani kontrak jangka panjang hingga tahun 2030, menandai langkah besar dalam kariernya.
Namun, transfer ini masih menghadapi hambatan signifikan dari Crystal Palace yang enggan melepas penyerang andalannya tersebut.
Meski demikian, Mateta tetap menjadi target konkret bagi AC Milan, dengan kesepakatan yang kini lebih bergantung pada kemampuan Crystal Palace untuk menemukan pengganti yang sepadan.
Situasi ini membuat negosiasi berjalan lambat, memaksa Milan untuk menunggu perkembangan dalam beberapa hari ke depan. Terobosan masih mungkin terjadi, meskipun kondisinya menjadi jauh lebih rumit di tengah bursa transfer yang semakin menipis.
Hambatan Transfer dan Sikap Crystal Palace
Perburuan AC Milan terhadap Jean-Philippe Mateta menghadapi rintangan baru karena Crystal Palace kesulitan mencari pengganti yang cocok untuk striker asal Prancis tersebut. Klub Premier League itu enggan menyetujui kepergian Mateta sampai mereka mendapatkan alternatif yang sesuai di lini depan.
Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, bersikeras tidak akan membiarkan Mateta pergi kecuali ada pengganti yang layak ditemukan dalam jendela transfer ini.
Crystal Palace khawatir akan melemahkan skuad mereka di pertengahan musim, terutama dengan waktu yang terbatas di jendela transfer dan pasar yang tipis untuk penyerang tengah yang terbukti.
Klub London tersebut telah menyelesaikan peminjaman penyerang Aston Villa, Evann Guessand, namun mereka kemungkinan menginginkan pengganti yang lebih substansial sebelum melepas striker bintang mereka.
Akibatnya, negosiasi telah melambat, membuat AC Milan harus menunggu apakah kondisi dapat berubah dalam beberapa hari mendatang. Kesepakatan tersebut kini kurang bergantung pada persyaratan finansial dan lebih pada kemampuan Palace untuk memenuhi kebutuhan lini serang mereka terlebih dahulu.