Teror Geng Motor Bercelurit di Cibadak Sukabumi, 4 Pemuda Terluka dan Dilarikan ke RS

Aksi brutal geng motor kembali meresahkan warga Kabupaten Sukabumi. Sebanyak empat pemuda dilaporkan menjadi korban pembacokan.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 01 Februari 2026, 16:54 WIB
Ilustrasi geng motor. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Aksi brutal geng motor kembali meresahkan warga Kabupaten Sukabumi. Sebanyak empat pemuda dilaporkan menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang bersenjata tajam di Jalan Raya Ongkrak, perbatasan Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, pada Minggu (1/2/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Keempat korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sekarwangi, Cibadak.

Salah satu korban, Alfin Azis Setiawan, menceritakan detik-detik mencekam saat dirinya dihadang kelompok tersebut ketika hendak mengisi bahan bakar.

"Saya mau mengisi bensin. Tiba-tiba muncul gerombolan motor dalam jumlah banyak membawa senjata tajam. Saat salah satu pelaku menyabetkan senjata ke arah kepala, langsung saya tangkis menggunakan tangan," ujar Alfin.

Informasi serupa disampaikan oleh korban lainnya, Muhammad Ihsan Firmansyah. Ia menyebutkan bahwa sebelum penyerangan terjadi, sempat ada indikasi bentrokan antar kelompok di wilayah Gang Sawo, Kecamatan Parungkuda.

Kelompok yang diduga berjumlah lebih dari 30 orang tersebut datang dari arah Kota Sukabumi.

"Mereka datang bergerombol menggunakan helm tanpa atribut atau logo kelompok tertentu. Begitu berpapasan, mereka langsung menyerang dan mengeluarkan celurit. Saya langsung lari," kata Ihsan.

 

Warga Panik

Ia juga menambahkan bahwa ada desas-desus pelaku berasal dari sebuah kelompok geng motor, namun hal ini belum bisa dipastikan. Aksi penyerangan yang berlangsung cepat ini membuat warga sekitar panik.

Para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian sesaat setelah melancarkan aksinya.

Terpisah, Kapolsek Cibadak, AKP I Djubaedi, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan mengejar para pelaku.

"Sementara masih kita dalami kronologi maupun motif dari kejadian tersebut. Kami bergerak cepat agar terduga pelakunya segera tertangkap dan tidak melarikan diri," tegas AKP I Djubaedi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya