Liputan6.com, Jakarta - Penyebaran hoaks harga BBM dan tarif listrik terus menjadi tantangan di tengah masyarakat. Berbagai klaim yang tidak berdasar seringkali muncul di platform digital, menciptakan kebingungan dan keresahan publik.
Agar tidak dirugikan karena mempercayai hoaks tersebut, penting bagi setiap individu untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima sebelum mempercayai atau menyebarkannya lebih lanjut.
Advertisement
Hoaks-hoaks ini tidak hanya berpotensi merugikan secara finansial, tetapi juga dapat menimbulkan ketidakpercayaan terhadap kebijakan pemerintah dan lembaga terkait.
Untuk memudahkan masyarakat mengetahui ragam hoaks terkait harga BBM dan tarif listrik Cek Fakta Liputan6.com telah mengungkapnya, dala daftar berikut ini.
Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertalite Sebenarnya Rp 4.000 per Liter
Beredar di media sosial postingan klaim Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyatakan harga pertalite sebenarnya hanya Rp 4.000 per liter. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 16 Oktober 2025.
Berikut isi unggahannya:
"Harga Pertalite sebenarnya kata Menkeu Purbaya itu hanya 4 ribu rupiah/liter....dijual Rp 10 rb gak turun2...terus kelebihan Rp6 ribu nguap di kemana....?? Usut tuntas."
Postingan ini menyertakan poster dengan wajah Menkeu Purbaya dengan narasi sebagai berikut:
"PRESIDEN PRABOWO MEMBENTUK TIM AUDIT SUBSIDI BBM
HARGA DASAR PERTALITE ADALAH RP 4000"
Benarkah klaim Menkeu Purbaya menyatakan harga pertalite sebenarnya hanya Rp 4.000 per liter? Simak dalam artikel berikut ini...
Bahlil Ajak PLN Naikan Harga Token Listrik
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ajak PLN menaikan harga token listrik, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 27 Desember 2026.
Klaim Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik berupa tulisan sebagai berikut.
"Bahlil ajak PLN menaikan harga token agar PT PLN tidak rugi dan agar rakyat belajar menghemat arusDi karenakan PLN terus merugi, Bahlil usul ke PLN agar menaikkan harga token.
"Biar tidak merugi terus, dan agar rakyat belajar Menghemat listrik", ujar Bahlil.
Ide ini muncul dari diskusi untuk mengatasi kerugian PLN akibat biaya produksi yang tinggi dan subsidi yang membebani, sehingga kenaikan harga token dianggap solusi agar PLN sehat kembali dan masyarakat lebih sadar penggunaan listrik.
#bahlil #pln #listrik #ekonomi #indonesia #tokenlistrik #beritaterkini #foryoupage #masukberanda #fyp"
Benarkah Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......