Liputan6.com, Jakarta - PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) atau Ashmore AM akan membeli kembali atau buyback saham sebesar Rp 7 miliar. Buyback saham itu akan memakai kas internal perseroan.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat (30/1/2026), Ashmore AM akan buyback saham mulai 30 Januari 2026. Buyback saham itu akan digelar hingga 30 April 2026, tetapi dapat berakhir sebelum batas waktu apabila pembelian kembali saham telah selesai. Periode batas waktu tunduk pada batas waktu yang ditentukan dalam Pasal 6 POJK 2/2013 yang mengatur pelaksanaan pembelian kembali saham itu wajib diselesaikan dalam jangka waktu lama tiga bulan setelah tanggal keterbukaan informasi.
Advertisement
"Pelaksanaan program pembelian kembali saham dilakukan untuk memperkuat keyakinan terhadap nilai jangka panjang serta prospek perseroan, sekaligus menjaga keselarasan antara kondisi pasar dan kinerja fundamental perseroan,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Dengan valuasi saat ini di bawah rata-rata historisnya, perseroan menyatakan, penerapan program pembelian kembali sejalan dengan pandangan jangka panjang manajemen terhadap industri dan perseroan serta ditujukan untuk mengoptimalkan pengelolaan modal dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dengan tetap memperhatikan keberlanjutan usaha.
“Setiap saham yang dibeli berdasarkan pembelian kembali saham akan diberlakukan oleh perusahaan sesuai dengan Pasal 21 POJK 29/2023,” demikian seperti dikutip.
Adapun pelaksanaan pembelian saham, tidak akan berdampak terhadap pendapatan perseroan dan tidak akan berdampak yang material terhadap pembiayaan kegiatan operasional perseroan. Hal ini lantaran perseroan memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk buyback saham.
Perseroan akan menunjuk satu orang perantara pedagang efek untuk melaksanakan pembelian kembali saham.
Perseroan menyatakan buyback saham akan dilaksanakan dengan mengacu kepada ketentuan yang diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang perseroan, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29/2023 tentang pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh perseroan terbuka (POJK 29/2023). Selain itu, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2/POJK.04/2013 tentang pembelian kembali saham yang dikeluarkan emiten atau perusahaan publik dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan atau POJK 2/2013.
Ashmore AM Tebar Dividen Rp 18,5 per Saham
Sebelumnya, PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) atau Ashmore AM akan membagikan dividen final untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 40,86 miliar.
Pembagian dividen itu setara Rp 18,5 per saham. Adapun pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan pada 5 November 2025.
Adapun data keuangan per 30 Juni 2025 yang menjadi pertimbangan untuk pembagian dividen, yakni:
- Laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 72,39 miliar
- Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 51,05 miliar
- Total ekuitas sebesar Rp 281,46 miliar.
Jadwal Pembagian Dividen
Berikut jadwal pembagian dividen:
- Tanggal efektif pada 5 November 2025
- Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 13 November 2025
- Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 14 November 2025
- Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 17 November 2025
- Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 18 November 2025
- Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai pada 17 November 2025 waktu 16.00
- Tanggal pembayaran dividen pada 24 November 2025
Sebelumnya, perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp 14 per saham pada 24 Februari 2025. Dengan demikian, total dividen untuk tahun buku yang berakhir pada 30 Juni 2025 sebesar Rp 32,5 per saham.