Penjelasan Wamenhaj soal Nasib Chiki Fawzi dan Petugas Haji yang Dipulangkan

Wamenhaj Dahnil juga memberikan memperingatkan keras agar para calon petugas haji tidak memiliki mentalitas 'nebeng' berhaji gratis.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 29 Januari 2026, 14:49 WIB
Wakil Menteri Kementerian Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (26/1/2026). (Foto: Liputan6.com/Asnida Riani).

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Haji (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan tidak semua peserta yang mengikuti pendidikan dan pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Tahun 2026 otomatis lolos menjadi petugas. Dahnil menambahkan, setidaknya enam orang peserta dinyatakan gugur dan dipulangkan karena berbagai faktor. Mulai dari masalah kesehatan hingga indisipliner.

Wamenhaj menegaskan bahwa proses seleksi berjalan sangat objektif tanpa pandang bulu. Faktor kesehatan menjadi salah satu penyebab utama gugurnya peserta. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan ulang, ditemukan peserta yang memiliki risiko tinggi jika diberangkatkan.

"Ada yang ternyata hasil MCU-nya menunjukkan penyakit jantung, bahkan ada yang harus dipasang ring. Kami tidak mungkin mengambil risiko dengan memberangkatkan mereka. Rekomendasi dokter menyatakan tidak layak, maka dengan berat hati harus dicopot," ujar Wamenhaj di sela-sela pemantauan persiapan penutupan diklat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamiss (29/1/2026).

Seperti dikeyahui, beberapa hari lalu, influencer Chiki Fawzi, membuat sebuah video. Dia curhat dipulangkan saat mengikuti diklat petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede.

Petugas Tak Boleh Punya Mental Nebeng Haji Gratis

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menyapa peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 sesuai Fun Walk 5K di sekitar Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, 17 Januari 2026. (Liputan6.com/Asnida Riani)

Wamenhaj juga memberikan memperingatkan keras agar para calon petugas haji tidak memiliki mentalitas 'nebeng' berhaji gratis. Menurut dia, tugas utama PPIH adalah melayani jemaah, sementara kesempatan berhaji hanyalah bonus dari Allah SWT.

"Jangan sampai niatnya itu nebeng naik haji melalui jalur petugas. Luruskan niat untuk menjadi pelayan tamu Allah. Hajinya itu bonus saja. Jika mentalitasnya hanya ingin haji gratis, biasanya akan terlihat dari kedisiplinan selama diklat," ujar Wamenhaj.

Wamenhaj memastikan bahwa peserta yang akan mengikuti upacara penutupan bersama Presiden Prabowo Subianto esok hari adalah mereka yang dinyatakan lulus murni oleh tim instruktur.

Persiapkan Diri Lebih Baik

Wamenhaj Hadiri Apel Malam Petugas Haji (Dok: Antara)

Bagi yang belum berhasil tahun ini, ia menyarankan untuk mempersiapkan diri lebih baik, baik secara fisik maupun kepatuhan terhadap aturan, untuk mencoba kembali pada tahun depan.

"Besok yang ikut penutupan adalah mereka yang lulus. Kita berharap semua teman-teman di sini lulus, namun ingat, haji itu panggilan Allah. Kekuatan Allah bermain di sini. Jika belum terpanggil tahun ini, coba lagi tahun depan dengan persiapan yang lebih matang," ujar Wamenhaj.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya