Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat keripik cabai belakangan ini cukup banyak dicari karena sensasi pedas dan kemudahan dalam proses pembuatannya. Namun, seringkali tantangan terbesar adalah menghasilkan keripik cabai yang renyah dan tidak langu.
Rasa langu ini biasanya muncul dari cabai yang kurang tepat dalam pemilihan atau proses persiapannya, sehingga mengurangi kenikmatan saat disantap. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan perhatian khusus mulai dari pemilihan bahan baku hingga teknik penggorengan yang digunakan.
Advertisement
Artikel ini akan menyajikan cara membuat keripik cabai yang renyah dan tidak langu secara mendetail. Dengan panduan ini, Anda bisa menyajikan camilan pedas yang lezat dan berkualitas tinggi untuk keluarga atau bahkan sebagai ide usaha. Berikut penjelasan selengkapnya sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (29/1).
1. Bahan dan Cara Membuat Keripik Cabai
Bahan
- 2 genggam daun cabai muda
- 5 sdm tepung terigu
- 3 sdm tepung beras
- 2 siung bawang putih, dihaluskan
- ½ sdt ketumbar bubuk
- ½ sdt kunyit bubuk
- ½ sdt garam
- ½ sdt kaldu bubuk
- Air secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat
-
Siapkan daun cabai
- Pilih daun cabai yang muda dan segar.
- Cuci bersih, lalu tiriskan sampai benar-benar kering.
- Buang tangkai yang keras agar hasilnya renyah.
-
Buat adonan tepung
- Campur tepung terigu dan tepung beras dalam wadah.
- Masukkan bawang putih, ketumbar, kunyit, garam, dan kaldu bubuk.
- Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan kental ringan.
-
Lapisi daun cabai
- Celupkan daun cabai ke adonan satu per satu.
- Pastikan terlapisi tipis, jangan terlalu tebal.
-
Goreng
- Panaskan minyak dengan api sedang hingga benar-benar panas.
- Goreng daun cabai sedikit demi sedikit.
- Balik sesekali sampai berwarna kuning keemasan dan kering.
-
Tiriskan dan dinginkan
- Angkat keripik, tiriskan di saringan atau tisu dapur.
- Biarkan dingin agar tetap renyah.
2. Tips Menghilangkan Rasa Langu pada Cabai
Rasa langu pada cabai, terutama cabai merah, seringkali menjadi penghalang untuk menghasilkan keripik yang sempurna. Namun, ada beberapa langkah persiapan yang efektif untuk menghilangkan bau langu tersebut.
- Pertama, buang tangkai cabai merah besar karena dapat membuat hasil olahan lebih bersih dan aromanya tidak terganggu, sekaligus mencegah cabai cepat busuk.
- Selanjutnya, belah cabai memanjang dan buang biji serta empelan daging tipis di bagian tengahnya. Bagian inilah yang sering menjadi penyebab utama rasa langu pada cabai, dan setelah dibuang, rasa cabai akan menjadi lebih netral.
- Setelah dibelah dan dibuang bijinya, rendam cabai dalam air selama dua jam, kemudian tiriskan hingga kering.
Proses merebus atau mengukus cabai sebentar juga sangat membantu mengurangi aroma langu dan menghilangkan sisa bau mentah dari kulit luar cabai. Selain itu, proses ini membuat tekstur cabai menjadi lebih lembut dan mudah dihaluskan, bahkan dapat membuat warna sambal cabai hijau menjadi lebih cerah jika diaplikasikan pada sambal.
Setelah direbus atau dicuci, pastikan cabai ditiriskan sampai benar-benar kering, baik menggunakan tisu dapur atau diangin-anginkan, karena cabai yang masih basah dapat membuat tumisan berair dan aromanya kurang wangi. Untuk keripik cabai, proses pembekuan cabai selama 1x24 jam setelah dibersihkan dan dibuang bijinya diklaim dapat membantu keripik menjadi lebih renyah.
3. Tips Penyimpanan agar Keripik Tahan Lama
Setelah berhasil membuat keripik cabai yang renyah dan tidak langu, langkah selanjutnya adalah memastikan kerenyahan tersebut bertahan lama. Penyimpanan yang tepat adalah kunci untuk menjaga kualitas keripik agar tetap nikmat saat disantap kapan saja. Kesalahan dalam penyimpanan dapat menyebabkan keripik menjadi melempem dan kehilangan tekstur renyahnya, sehingga mengurangi kenikmatan.
Tips paling penting untuk menjaga keripik tetap renyah adalah menyimpannya dalam wadah kedap udara setelah keripik benar-benar dingin.
- Pastikan keripik sudah tidak panas sama sekali sebelum dimasukkan ke dalam wadah. Uap panas yang terperangkap dalam wadah kedap udara akan menyebabkan kondensasi, yang pada akhirnya membuat keripik menjadi lembek.
- Gunakan wadah yang bersih dan kering, seperti toples kaca atau plastik dengan penutup rapat. Hindari menyimpan keripik di tempat yang lembap atau terpapar sinar matahari langsung, karena kondisi tersebut dapat mempercepat penurunan kualitas dan kerenyahan keripik.
Dengan penyimpanan yang benar, keripik cabai buatan Anda akan tetap renyah dan lezat untuk jangka waktu yang lebih lama, siap menemani momen santai Anda.
4. Variasi Rasa Keripik dan Peluang Usaha Rumahan
Selain rasa original gurih, keripik cabai bisa dikreasikan dengan berbagai varian rasa. Taburan daun jeruk bubuk dapat memberikan aroma segar yang khas. Untuk pencinta rasa manis pedas, tambahkan gula halus dan sedikit bubuk cabai setelah keripik dingin. Keripik cabai balado juga bisa dibuat dengan melumuri keripik menggunakan bumbu balado kering. Pastikan bumbu tidak terlalu basah agar kerenyahan tetap terjaga.
Keripik cabai tidak hanya cocok untuk konsumsi pribadi, tetapi juga berpotensi menjadi produk usaha rumahan. Modal bahan relatif terjangkau dan proses produksi bisa dilakukan dengan peralatan dapur sederhana. Dengan kemasan menarik dan rasa konsisten, keripik cabai memiliki pasar luas, terutama di kalangan pencinta pedas.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Keripik Cabai
1. Bagaimana cara memilih cabai agar keripik tidak langu?
Pilih cabai yang segar dan sudah matang. Untuk menghindari rasa langu, terutama pada cabai merah, buang tangkai, belah, dan buang biji serta empelan daging tipis di bagian tengahnya. Anda juga bisa merendam atau merebus cabai sebentar.
2. Apa saja bahan tambahan yang bisa digunakan untuk membuat keripik cabai renyah?
Anda bisa menggunakan campuran tepung terigu, tepung kanji (tapioka), atau tepung beras sebagai adonan. Bumbu halus seperti bawang putih, bawang merah, garam, dan penyedap rasa juga umum digunakan. Bahan pengikat seperti mentega, telur, santan instan, dan air dapat ditambahkan untuk tekstur.
3. Bagaimana teknik penggorengan yang tepat agar keripik cabai renyah?
Goreng keripik dalam minyak yang cukup panas dan pastikan cabai terendam sempurna. Untuk hasil optimal, gunakan teknologi vakum fryer atau goreng pada suhu rendah sekitar 70°C. Tiriskan minyak dengan baik setelah menggoreng, misalnya menggunakan mesin spinner atau rak kawat.
4. Bagaimana cara menyimpan keripik cabai agar tetap renyah dan tahan lama?
Setelah keripik benar-benar dingin, simpan dalam wadah kedap udara yang bersih dan kering. Hindari menyimpan di tempat lembap atau terpapar sinar matahari langsung untuk menjaga kerenyahan dan kualitasnya.
5. Mengapa proses pengeringan dan penirisan sangat penting dalam pembuatan keripik cabai?
Bahan yang masih lembap atau keripik yang tidak ditiriskan sempurna akan menyerap minyak berlebih dan membuat teksturnya cepat melempem.