IOITE 2026 Bakal Kembali Digelar, Bidik 25 Ribu Pengunjung

Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) akan kembali digelar pada 27–30 Agustus 2026.

oleh Septian DenyDiterbitkan 28 Januari 2026, 22:20 WIB
Salah satu booth penyedia wahana wisata alam di Ciseeng, Bogor, yang menawarkan konsep unik di Indonesia Outing Expo 2025. Pengunjung bisa masuk gratis dengan menukar sampah. (dok. Liputan6.com/Dinny Mutiah)

 

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) akan kembali digelar pada 27–30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2. Pemeran ini menjadi platform strategis untuk menjawab kebutuhan pasar akan solusi outing, engagement, dan perjalanan insentif korporat yang semakin lengkap dan terkurasi.

Setelah sukses menggelar edisi perdananya di Jakarta International Convention Center (JICC), IOITE (dahulu dikenal sebagai IOE) kini hadir dengan semangat dan juga skala yang jauh lebih besar. Pada tahun ini, IOITE menargetkan bisa menarik lebih dari 25 ribu pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri.

Perubahan nama dari Indonesia Outing Expo (IOE) menjadi Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) menandai langkah strategis Panorama Media dalam memperluas cakupan industri yang dijangkau.

Transformasi ini mencerminkan evolusi pasar di mana kebutuhan akan program outing, engagement, hingga insentif perjalanan kini saling terhubung dan tidak bisa dipisahkan. IOITE hadir untuk menjawab dinamika tersebut dalam satu wadah yang lebih komprehensif, terkurasi, dan siap dikembangkan ke level yang lebih tinggi.

Melalui IOITE, exhibitor tidak hanya dapat membaca arah pasar, tetapi juga memvalidasi solusi mereka secara langsung, mengembangkan model bisnis, dan membangun kolaborasi lintas segmen dalam satu platform yang terintegrasi.

"Transformasi dari IOE menjadi IOITE bukan sekadar perubahan nama, tapi cerminan bagaimana kami merespons perkembangan nyata di lapangan. IOITE 2026 dirancang sebagai simpul strategis antara pelaku industri dan permintaan pasar yang makin selektif. Lebih dari itu, kami ingin IOITE menjadi ruang untuk memperkuat posisi brand, membangun relevansi, dan membuka akses terhadap peluang kolaborasi lintas sektor," ujar Direktur Panorama Media, Andita Tirtawisata, Rabu (28/1/2026).

 

 

Peningkatan Alokasi Anggaran untuk Employee Engagement

Salah satu tempat rekreasi di Jakarta yang berpameran di Indonesia Outing Expo 2025. (dok. Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Setelah pandemi, perusahaan-perusahaan di berbagai sektor mulai memprioritaskan strategi retensi karyawan dan kesejahteraan tim melalui program berbasis pengalaman.

Laporan dari Deloitte dan Harvard Business Review menyoroti peningkatan alokasi anggaran untuk employee engagement yang bersifat non-finansial, seperti program kebersamaan, experiential travel, dan aktivitas yang memperkuat budaya kerja.

"Permintaan terhadap program berbasis pengalaman terus meningkat, baik dari kalangan korporasi maupun institusi pendidikan. IOITE menjadi momentum penting yang kami dukung penuh karena mampu mempertemukan berbagai pendekatan experiential learning dalam wadah profesional yang terstruktur. Ini bukan hanya pameran, tapi ruang kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan industri yang lebih berdampak dan berkelanjutan," kata Ketua Umum AELI Gigih Gesang.

Lonjakan Minat Terhadap Leisure Group Travel

Di saat yang sama, data dari Google dan Expedia menunjukkan adanya lonjakan minat terhadap leisure group travel dan curated experiences, baik untuk kebutuhan komunitas maupun insentif perusahaan.

Konsumen dan korporasi kini tidak hanya mencari vendor atau destinasi, tetapi mitra strategis yang memahami konteks dan mampu memberikan pengalaman yang berdampak. IOITE menjawab dinamika ini dengan mempertemukan solusi, pasar, dan kebutuhan aktual melalui akses langsung ke pengambil keputusan, validasi pasar, dan kolaborasi lintas industri.

"IOITE 2026 bukan sekadar pameran, tapi ruang dinamis yang mempertemukan ide, energi, dan peluang nyata dalam industri engagement. Tahun ini kami hadir selama empat hari, dengan dua hari pertama difokuskan untuk audiens korporat (B2B), dan dua hari berikutnya untuk komunitas dan publik (B2C). Dari strategic networking, business matching, hingga showcase dan sesi interaktif, IOITE memberikan panggung bagi exhibitor untuk memahami pasar, membangun relasi yang tepat, dan bertumbuh bersama audiens mereka," ujar Project Manager IOITE 2026, Priscilla Daulima.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya