Harga Perak Sentuh Level Tertinggi, Begini Prediksi Analis

Analis menilai, harga perak yang tinggi saat ini mengikis permintaan industri yang sensitif dengan harga.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 27 Januari 2026, 21:15 WIB
Analis menyebutkan, kinerja harga perak lebih baik ketimbang emas selama sembilan bulan terakhir. (Ilustrasi perak-silver by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Sejarah menunjukkan harga perak saat ini dinilai terlalu tinggi dibandingkan emas. Ketika harga sangat tinggi memaksa industri-industri utama untuk berinovasi dan beralih dari perak itu. Di sisi lain, menurut analis Heraeus, harga emas terus melonjak tajam meski terjadi penurunan ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Eropa terkait Greenland.

Dalam pembaruan terbaru, analis menulis kinerja perak jauh lebih baik daripada emas selama sembilan bulan terakhir menunjukkan reli itu akan mencapai puncaknya dalam waktu dekat.

“Secara historis, perak telah mengungguli emas pada tahap akhir reli harga,” kata analis, dikutip dari Kitco, Selasa (27/1/2026).

Analis menyebutkan, kenaikan harga perak telah menjadi paling ekstrem sejak 1980 saat the Hunt brothers mencoba memonopoli pasar.

Pada 23 Januari, ketika harga perak naik di atas USD 100 per ounce, harga itu 54% di atas rata-rata pergerakan 200 hari. Pada 1980, harga perak mencapai level puncak lebih dari 70% di atas rata-rata pergerakan 200 hari.

Pada 1974, harga juga mencapai 54% di atas rata-rata pergerakan 200 hari sebelum terkoreksi, tetapi kemudian berlanjut hingga 1980.

"Seperti yang telah terbukti secara gamblang dalam beberapa minggu terakhir, meski harga tampak ekstrem, harga itu dapat terus naik,” analis memperingatkan.

Meskipun investor memiliki kekhawatiran tentang risiko geopolitik, kebijakan moneter dan fiskal Amerika Serikat (AS) dan nasib dolar AS, sejarah menunjukkan reli ini jauh lebih dekat ke akhir ketimbang ke awal.

"Apakah pasar bullish saat ini akan terbukti mirip dengan 1970-an, dengan koreksi di tengah jalan atau pasar bullish akan berakhir setelah harga mencapai puncaknya masih harus dilihat. Apapun yang terjadi, volatilitas harga akan tetap tinggi untuk beberapa waktu,” demikian seperti dikutip.

 

 

Sentimen Harga Perak

(Ilustrasi perak-silver by AI)

Analis Heraeus mencatat pergerakan logam abu-abu di atas USD 100 per ounce minggu lalu sebagian besar didorong oleh kekuatan di pasar emas karena ketegangan geopolitik di sekitar Greenland mendorong aliran dana ke aset safe-haven.

Heraeus mengatakan harga tinggi saat ini mengikis permintaan industri di sektor-sektor yang sensitif terhadap harga.

"Di bidang fotovoltaik, produsen mengurangi intensitas perak dan beralih ke metalisasi berbasis tembaga, dengan solusi hibrida perak-tembaga yang sudah memasuki produksi komersia,” kata analis tersebut.

“Baru-baru ini, pemasok pasta metalisasi yang berbasis di China, DK Electronic Materials, mengumumkan pengembangan komersial sistem pasta tembaga tinggi dalam produksi PV skala gigawatt.”

"Jika permintaan industri terus beradaptasi dengan lingkungan harga tinggi, ini dapat bertindak sebagai kekuatan penyeimbang pada komponen harga perak yang didorong secara fundamental.”

Harga perak terus melonjak lebih tinggi pada Senin, dengan harga spot mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa sebesar USD 110,899 per ons tepat sebelum pukul 7:30 pagi EST.

Harga Perak Antam

(Ilustrasi perak-silver by AI)

Sebelumnya, pada Selasa, 27 Januari 2026, harga perak Antam menunjukkan pergerakan positif dengan kenaikan yang patut diperhatikan. Investasi logam mulia, khususnya perak, kembali menjadi sorotan bagi para investor yang mencari diversifikasi portofolio. Kenaikan ini memberikan gambaran dinamika pasar logam mulia di awal tahun.

Pergerakan harga perak Antam ini menarik perhatian, terutama di tengah fluktuasi pasar komoditas global. Kenaikan nilai perak dapat menjadi indikator sentimen pasar terhadap aset safe haven atau cerminan permintaan industri yang meningkat. Investor perlu mencermati tren ini untuk pengambilan keputusan investasi yang tepat.

Informasi harga perak Antam hari ini menjadi penting bagi para pelaku pasar dan calon investor untuk mengevaluasi potensi keuntungan. Rincian harga per gram dan harga perak batangan Antam akan membantu dalam perencanaan strategi investasi logam mulia.

Harga perak Antam hari ini, 27 Januari 2026, tercatat sebesar Rp 66.750 per gram. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar Rp 1.150 dibandingkan harga sebelumnya. Pada hari Senin, 26 Januari 2026, harga perak Antam berada di level Rp 65.600 per gram.

Sebagai perbandingan, harga emas Antam pada tanggal yang sama justru mengalami penurunan. Harga emas Antam hari ini berada di angka Rp 2.916.000 per gram, turun Rp 1.000 dari harga kemarin yang mencapai Rp 2.917.000 per gram. Fluktuasi harga ini mengindikasikan perbedaan sentimen pasar terhadap kedua jenis logam mulia tersebut.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya