Liputan6.com, Jakarta - PT Bridgestone Tire Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan dampak positif bagi masyaraka, melalui dua inisiatif utama yaitu bantuan pemulihan bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera, serta pelaksanaan Road Safety School Program (RSSP) 2025 di Kota Bekasi.
Kedua program ini menjadi bagian dari implementasi Bridgestone E8 Commitment yang menekankan nilai Empowerment, Ecology, dan Ease, dengan manfaat langsung dirasakan oleh lebih dari 4.000 jiwa.
Advertisement
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, Bridgestone Indonesia menyalurkan bantuan senilai hampir Rp 300 juta bagi 3.160 jiwa terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, dan Agam, Sumatra Barat.
Bantuan yang disalurkan melalui Dompet Dhuafa pada Desember lalu ini difokuskan pada kebutuhan mendesak sekaligus pemulihan jangka panjang masyarakat di wilayah terdampak.
Adapun bentuk bantuan yang diberikan meliputi layanan kesehatan dan operasional dapur umum untuk 2.600 orang, 100 paket sembako, 40 paket kebutuhan ibu dan anak, 30 paket hygiene kit, serta 29 paket darurat keluarga.
Selain itu, Bridgestone Indonesia juga membangun dua sekolah darurat, dua unit instalasi air bersih dan sanitasi, dua hunian sementara, satu paket usaha kecil bengkel motor, serta satu unit sumur bor.
Director HRGA Bridgestone Indonesia, Yunus Triyonggo menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan.
"Bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial tidak boleh berhenti pada ucapan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata," ujar Yunus, dalam keterangan resmi, Selasa (27/1/2026).
Lanjutnya, Yunus juga berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan.
Edukasi Keselamatan Jalan Raya 2025
Selain bantuan bencana, Bridgestone Indonesia juga merealisasikan RSSP 2025 dengan menyerahkan bantuan infrastruktur keselamatan jalan kepada SMP Negeri 1 Bekasi. Program ini melanjutkan inisiatif serupa yang sebelumnya dilaksanakan di SMP Negeri 2 Bekasi pada 2024.
Sebanyak 15 jenis infrastruktur keselamatan dibangun, mulai dari rambu lalu lintas, Zona Selamat Sekolah (ZOSS), marka zebra cross, rumble strip, hingga perlengkapan keselamatan pendukung.