IHSG Ambles di Awal Perdagangan 27 Januari, 9 Sektor Terbakar

IHSG dibuka memerah pada perdagangan Selasa (27/1/2026), anjlok 0,59% ke level 8.920,13 pada pukul 09.40 WIB.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 27 Januari 2026, 09:45 WIB
Pasar saham tertekan! IHSG dan LQ45 kompak melemah di awal perdagangan Selasa. Tercatat 217 saham merosot dengan total transaksi Rp 6,4 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan hari ini langsung mengalami tekanan. Pada Selasa (27/1/2926), IHSG dibuka melemah ke 8.974 dari penutupan sebelumnya di 8.975.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini terus mengalami tekanan. Pada pukul 09.40 WIB, IHSG turun 0,59% atau 55 poin ke level 8.920,13.

Indeks saham LQ45 juga mengalami tekanan 1% ke posisi 873. Seluruh indeks saham acuan terbakar.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 8.978 dan level terendah 8.873. Sebanyak 186 saham menguat tetapi tak mampu mengangkat IHSG. Sedangkan 416 217 saham melemah dan 107 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 902.898 kali dengan volume perdagangan saham 12,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,4 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah menguat ke 16.795.

dari 11 sektor saham, 9 sektor berada di zona merah dan hanya dua sektor yang menghijau. kedua sektor tersebut adalah energi dan cyclical.

IHSG Berpeluang Melejit

Pada pembukaan pasar usai libur Lebaran 2025, pada Selasa (8/4/2025), saham-saham Indonesia merosot lebih dari sembilan persen ke level 5.912. (BAY ISMOYO/AFP)

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Selasa, (27/1/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup menguat 0,27% tetapi disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 1,01 triliun pada perdagangan saham Senin, 26 Januari 2026. Saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing antara lain saham BBCA, BMRI, BUMI, BBNI dan MDKA.

"IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hari ini, jika kuat bertahan di level support 8.880,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman.Ia menuturkan, IHSG akan bergerak di level support 8.880-8.900 dan level resistance 9.000-9.050 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.

Sementara itu, dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, secara teknikal IHSG sempat mencoba menembus level resistance moving average (MA) 10 harian di level 9.014 tetapi gagal. IHSG ke depan akan mencoba stabil untuk pertahankan penguatan dalam jangka menengah meski resiko konsolidasi minor masih ada kea rah 8.900-8.780. Kiwoom menyarankan untuk wait and see sambil menunggu momentum buy on weakness terbuka.

Rekomendasi Saham

Aktivitas pekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan PT Petrosea Tbk (PTRO). 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya