Liputan6.com, Jakarta - Menjaga kebersihan perangkat audio menjadi hal penting, terutama jika Anda menggunakannya setiap hari. Cara membersihkan earphone yang tepat tidak hanya membuat suara tetap jernih, tetapi juga membantu menjaga kesehatan telinga. Earphone yang jarang dibersihkan berpotensi menjadi tempat menumpuknya kotoran, debu, hingga bakteri.
Dengan menerapkan cara membersihkan earphone secara rutin dan benar, usia pakai perangkat bisa lebih panjang. Selain itu, performa suara pun tetap optimal.
Advertisement
Masih bingung tentang bagaimana cara membersihkan earphone yang benar? Simak beberapa cara dari Liputan6.com, Senin (26/1/2026) berikut.
1. Membersihkan earphone secara berkala
Membersihkan earphone secara rutin menjadi langkah dasar yang tidak boleh diabaikan, terutama jika Anda menggunakannya setiap hari untuk mendengarkan musik atau panggilan. Kotoran telinga, debu, dan minyak kulit dapat menumpuk tanpa disadari dan memengaruhi kenyamanan.
Melansir dari laman Healthline, earphone yang digunakan secara intens sebaiknya dibersihkan setidaknya seminggu sekali untuk mencegah penumpukan bakteri. Kebiasaan ini juga membantu mengurangi risiko infeksi telinga serta menjaga kualitas suara tetap jernih lebih lama.
2. Membersihkan karet silikon dengan cairan pencuci piring
Bagian karet silikon merupakan komponen yang paling sering bersentuhan langsung dengan telinga dan rentan menyimpan kotoran, keringat, serta minyak alami kulit. Karena itu, pembersihan menyeluruh sangat disarankan.
Melansir dari laman Consumer Reports, karet silikon dapat dilepas lalu dicuci menggunakan air hangat dan sedikit cairan pencuci piring. Cara ini efektif mengangkat minyak, kotoran, serta bakteri tanpa merusak elastisitas dan bentuk silikon dalam jangka panjang.
3. Menggunakan sikat kecil untuk membersihkan bagian dalam
Grill atau jaring suara pada earphone sering menjadi tempat berkumpulnya debu halus yang sulit terlihat dengan mata. Membersihkan bagian ini membutuhkan ketelitian agar tidak mengganggu komponen sensitif di dalamnya.
Melansir dari laman Healthline, penggunaan sikat kecil berbulu halus sangat dianjurkan untuk membersihkan area tersebut. Gerakan perlahan dan ringan membantu mengangkat kotoran tanpa mendorongnya masuk lebih dalam ke saluran suara earphone.
4. Menggunakan kapas dan tusuk gigi untuk bagian sulit dijangkau
Beberapa bagian earphone memiliki celah kecil yang tidak bisa dibersihkan dengan sikat biasa. Pada kondisi ini, kombinasi kapas dan tusuk gigi bisa menjadi solusi praktis.
Kapas yang dibasahi sedikit alkohol isopropil membantu membersihkan sudut sempit secara maksimal. Pastikan kapas tidak terlalu basah agar cairan tidak meresap dan berisiko merusak komponen elektronik di dalam earphone.
5. Membersihkan kabel jika Anda memakai earphone non-TWS
Earphone berkabel sering disentuh tangan sehingga kabel mudah menjadi lengket, kusam, dan terlihat kotor. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini bisa mempercepat kerusakan lapisan luar kabel.
Kabel earphone sebaiknya dilap menggunakan kain lembut yang sedikit dibasahi. Langkah ini membantu menjaga kabel tetap bersih, lentur, dan nyaman digunakan tanpa terasa lengket saat dipakai.
6. Jangan lupa membersihkan case TWS
Case TWS sering kali luput dari perhatian, padahal menjadi tempat penyimpanan earphone setiap hari. Debu, remah kecil, dan kotoran di dalam case dapat menempel kembali ke earphone.
Bagian dalam dan luar case perlu dibersihkan secara rutin menggunakan kain kering atau kapas. Case yang bersih membantu menjaga earphone tetap higienis dan terhindar dari kontaminasi ulang saat disimpan.
7. Membiarkan earphone kering sebelum dipakai
Setelah seluruh proses pembersihan selesai, memastikan earphone benar-benar kering menjadi langkah penting yang sering diabaikan banyak orang. Kondisi lembap dapat memicu kerusakan dan menurunkan performa suara.
Earphone sebaiknya dibiarkan mengering secara alami di suhu ruang sebelum digunakan kembali. Cara ini membantu mencegah kerusakan komponen, menjaga daya tahan, serta memastikan earphone aman digunakan.
Kapan earphone perlu diganti?
Meskipun dibersihkan secara rutin, earphone tetap memiliki masa pakai yang terbatas dan tidak selamanya bisa berfungsi optimal. Salah satu tanda paling umum earphone perlu diganti adalah kualitas suara yang menurun, seperti suara menjadi kecil, sember, atau tidak seimbang antara kanan dan kiri meskipun sudah dibersihkan menyeluruh.
Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan penggantian earphone jika muncul gangguan fisik, seperti kabel terkelupas, konektor longgar, atau casing TWS retak. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan perangkat dan keselamatan pengguna.
Untuk earphone TWS, daya tahan baterai yang cepat habis dan tidak stabil juga menjadi indikasi bahwa perangkat sudah tidak layak pakai.
Jika earphone sering menyebabkan rasa tidak nyaman atau iritasi pada telinga, meskipun kebersihan sudah dijaga, sebaiknya Anda mulai mempertimbangkan membeli yang baru. Mengganti earphone tepat waktu membantu menjaga kesehatan telinga sekaligus memberikan pengalaman audio yang lebih optimal.
Frequently asked questions (FAQ)
Apakah earphone bisa dibersihkan dengan air?
Earphone sebaiknya tidak dibersihkan langsung dengan air karena dapat merusak komponen elektronik. Air hanya aman digunakan untuk karet silikon yang dilepas, lalu dikeringkan sempurna sebelum dipasang kembali.
Kenapa bagian dalam earphone berwarna cokelat?
Bagian dalam earphone berwarna cokelat akibat penumpukan kotoran telinga, minyak kulit, dan debu yang mengering. Jika dibiarkan, kotoran ini bisa mengganggu kualitas suara.
Bagaimana cara membersihkan lubang headset?
Lubang headset bisa dibersihkan dengan sikat kecil, tusuk gigi kayu, atau kapas beralkohol. Lakukan dengan lembut agar kotoran tidak terdorong ke dalam.
Kenapa earphone mengeluarkan suara kresek-kresek?
Suara kresek biasanya menandakan kotoran menumpuk, kabel bermasalah, atau konektor kotor. Pembersihan rutin dapat membantu mengurangi gangguan suara.