Top 3 Berita Bola: Alasan Manchester United Berpisah dengan Casemiro

Pengumuman Casemiro akan meninggalkan Manchester United pada akhir musim ini masuk jajaran top 3 berita bola terpopuler.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 24 Januari 2026, 10:00 WIB
Selebrasi Casemiro dalam laga Premier League antara Manchester United vs Brighton, Sabtu (25/10/2025). (AP Photo/Dave Thompson). Artikel soal Casemiro masuk jajaran top 3 berita bola terpopuler.

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United telah mengumumkan secara resmi soal Casemiro akan meninggalkan Old Trafford pada akhir musim ini. Pemain tersebut tidak akan memperpanjang kontraknya yang berakhir pada musim panas 2026. Berita tentang MU ini masuk jajaran top 3 berita bola terpopuler.

MU memilih mengakhiri kerja sama setelah empat musim kebersamaan. Meski tampil konsisten dan produktif, teka-teki soal kelanjutan kariernya akhirnya terjawab.

Masa depan Casemiro di MU sejak musim lalu terus memunculkan tanda tanya besar. Kontrak gelandang asal Brasil itu memang akan berakhir pada musim panas 2026.

Desakan agar Casemiro angkat kaki dari Old Trafford sempat menguat karena faktor usia dan performa yang dinilai tak konsisten. Situasi itu membuat posisinya di skuad MU menjadi sorotan.

Namun, Casemiro justru menjawab keraguan tersebut dengan performa solid pada musim 2025/2026. Ia kembali menjadi figur penting di lini tengah Setan Merah.

Simak top 3 berita bola terpopuler di Liputan6.com dalam 24 jam terakhir di halaman berikutnya:


1. Casemiro Hengkang, Akhir Kisah Sang Jangkar di Old Trafford

Pemain Wolves, Mateus Mane, berebut bola dengan pemain Manchester United, Manuel Ugarte dan Casemiro, pada laga Premier League/Liga Inggris antara Man Utd vs Wolves di Manchester, Inggris, Selasa, 30 Desember 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Masa depan Casemiro di Manchester United sejak musim lalu terus memunculkan tanda tanya besar. Kontrak gelandang asal Brasil itu memang akan berakhir pada musim panas 2026.

Desakan agar Casemiro angkat kaki dari Old Trafford sempat menguat karena faktor usia dan performa yang dinilai tak konsisten. Situasi itu membuat posisinya di skuad MU menjadi sorotan.

Namun, Casemiro justru menjawab keraguan tersebut dengan performa solid pada musim 2025/2026. Ia kembali menjadi figur penting di lini tengah Setan Merah.

Selengkapnya


2. Kecerdasan MU pada Transfer Mason Greenwood ke Marseille: Dapat Komisi 40 Persen dari Penjualan

Gelandang Manchester United, Casemiro, terlihat kesal saat bersua Newcastle United pada laga pekan ke-18 Premier League di Old Trafford, Sabtu (27/12/2025) dini hari WIB. Meski begitu, Casemiro turut membantu MU meraih kemenangan 1-0 atas Newcastle. (AFP/Darren Staples)

Manchester United (MU) boleh melepas Mason Greenwood dari Old Trafford, tetapi klub tidak sepenuhnya angkat tangan dari masa depan sang penyerang. Ada strategi jangka panjang yang disiapkan dengan rapi.

Greenwood tampil luar biasa bersama Marseille. Torehan 42 gol dari 62 laga membuat namanya kembali masuk radar klub-klub elite Eropa dan Premier League.

Di tengah performa impresif itu, Manchester United diam-diam berada di posisi menguntungkan. Setiap langkah Greenwood di bursa transfer tetap berdampak langsung ke kas klub.

Selengkapnya


3. Michael Carrick Mengubah MU Secara Senyap: Tak Memimpin Latihan, Sentuhan Lebih Manusiawi

Mulai Oktober 2022, Michael Carrick menjadi pelatih selama dua setengah tahun di Middlesbrough. Tampak dalam foto, Michael Carrick (kiri) saat masih menjadi pelatih Middlesbrough bersalaman dengan Mauricio Pochettino di akhir pertandingan sepak bola leg pertama semifinal Piala Liga Inggris antara Middlesbrough dan Chelsea di Stadion Riverside di Middlesbrough, timur laut Inggris pada 9 Januari 2024. (Oli SCARFF/AFP)

Michael Carrick langsung memberi warna berbeda sejak mengambil alih Manchester United dari Ruben Amorim. Dampaknya terlihat jelas, baik lewat kemenangan prestisius atas Manchester City maupun perubahan yang terjadi diam-diam di Carrington.

Kembalinya Carrick memang memicu lonjakan antusiasme di dalam skuad. Sosok yang familiar itu membawa energi baru, sekaligus rasa kedekatan emosional yang sempat hilang di ruang ganti Old Trafford.

Namun, Carrick tidak larut dalam euforia. Ia menyadari suasana hati yang membaik harus dikelola dengan tepat agar tak berhenti sebagai efek sesaat.

Selengkapnya

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya