Liputan6.com, Karanganyar - - Operasi pencarian pendaki hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar masih belum membuahkan hasil hingga hari keempat. Tim SAR gabungan memperluas operasi pencarian pendaki yang bernama Yasid Ahmad Firdaus (26) hingga memasuki wilayah Magetan, Jawa Timur.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno menjelaskan operasi SAR yang dilakukan pada hari ini mengerahkan sebanyak 5 Search and Rescue Unit (SRU) SAR gabungan. Masing-masing SRU melakukan penyisiran yang telah ditentukan dalam operasi pencarian pendaki yang hilang asal Gawanan, Colomadu.
Advertisement
"Sebenarnya hari ini kita berangkatkan pagi jam 07.00 tapi karena lokasi badai dan angin kencang tidak bisa dan diundur lagi sekitar jam 08.00 dan jam 09.00 WIB. Hari ini kita berangkatkan 5 SRU, masing-masing 1 SRU itu jumlahnya 10-12 orang. Dari SRU itu ada beberapa tim relawan yang memiliki keahlian vertikal," kata dia ketika dihubungi Liputan6.com, Kamis sore (22/1/2025).
Hendro mengungkapkan operasi pencarian pendaki hilang yang dilakukan tim SAR gabungan pada hari ini mengalami perluasan wilayah. Tidak hanya di kawasan Bukit Mongkrang tetapi juga ke area kaki Gunung Lawu di wilayah Provinsi Jawa Timur untuk pencarian pendaki tersebut. Tetapi hingga hari keempat ini operasi pencarian masih nihil.
"Kemudian kita juga laksanakan perluasan itu sampai Magetan (Jawa Timur) tadi. Tapi mohon maaf hasilnya sampai operasi ditutup hari ini jam 16.00 WIB masih nihil dan belum ada tanda-tandanya," ujarnya.
Orang Tua Sebu Yasid Ahmad Bukan Pendaki Pemula
Seperti diketahui kronologi hilangnya pendaki adi Bukit Mongkrang itu berawal ketika ketika Yasid Ahmad Firdaus bersama dengan rekan-rekannya melakukan pendakian di Bukit Mongkrang pada Minggu (18/1/2026). Menurut Hendro, pendakian itu tidak dilakukan seorang diri, melainkan bersama dengan tiga orang temannya berangkat Minggu siang.
"Sebenarnya pada Minggu itu banyak sih (pendakian) karena Mongkrang itu kalau Minggu ramai ya di sana. Kemudian ada empat rombongan dari Solo itu kan naik. Setelah sampai puncak kemudian turun. Di pos 3 itu salah satu yang bersangkutan itu ketinggalan temannya," ucapnya.
Setibanya di bawah, tiga temannya itu kaget ketika mengetahui Yasid Ahmad Firdaus tidak muncul setelah ditunggu di pos awal pendakian. Adanya kejadian itu, pihak petugas di Pos Mongkrang melakukan penyisiran di sepanjang jalur pendakian di bukit tersebut tetapi nihil.
"Ternyata dari tiga temannya itu sudah turun ke bawah. Ternyata kaget kok temannya enggak nyampai-nyampai kan seperti itu kan harusnya bersamaan. Kemudian dari pos di Pos Mongkrang itu kan ada tim juga di situ, mereka menyisir sampai empat kali ke atas itu sampai pukul 01.30 WIB malam," kata Hendro.
Menurut dia, proses pencarian pada hari Minggu itu tidak membuahkan hasil. Selanjutnya, pihak petugas Pos Mongkrang menghubungi BPBD Karanganyar melaporkan kejadian hilangnya pendaki tersebut. Laporan tersebut kemudian dilanjutkan ke Basarnas Surakarta untuk melakukan operasi pencarian pada Senin (19/1/2026).
"Iya memang yang bersangkutan itu informasi dari orangtuanya itu (mendaki) Mongkrang memang hampir lima kali naik. Jadi sudah naik (Mongkrang) lima kali, bukan hari itu tapi sudah sering dan bukan pemula," ujarnya.