Juventus vs Benfica: Jose Mourinho Ungkap Kenapa Timnya Kalah Meski Mendominasi Bola

Jose Mourinho menilai Benfica memang menguasai jalannya pertandingan, namun ketidakmampuan memaksimalkan peluang membuat timnya kalah 0-2 dari Juventus. Gagalny

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 22 Januari 2026, 10:43 WIB
Pelatih Benfica, Jose Mourinho, memberi instruksi saat laga Liga Champions melawan Juventus Benfica di Allianz Arena, Italia, Kamis (22/1/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - Jose Mourinho berbicara usai kekalahan Benfica dari Juventus. Pelatih Portugal itu menjelaskan faktor penyebab timnya gagal meraih hasil positif di Turin.

Benfica bertandang ke Allianz Arena pada matchday 7 fase liga Liga Champions, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. Hasilnya, As Aguias dipaksa menyerah dengan skor 0-2.

Gol pembuka dicetak Khephren Thuram pada menit ke-55. Sembilan menit kemudian, Weston McKennie menggandakan keunggulan tuan rumah.

Benfica mendominasi penguasaan bola 53 persen sepanjang pertandingan. Namun peluang yang mereka ciptakan tidak mampu dikonversi menjadi gol.

Hasil ini membuat Benfica tertahan di papan bawah klasemen fase grup. Mereka kini berada di posisi 29 dengan enam poin, sementara Juventus naik ke peringkat 15 dengan 12 poin.


Mourinho Soroti Kesulitan Mencetak Gol

Pemain Benfica Gianluca Prestianni (tengah), berebut bola dengan pemain Juventus Lloyd Kelly (kiri), dan Andrea Cambiaso dalam laga Liga Champions di Turin, Italia, Kamis (22/1/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Benfica menguasai bola dan menciptakan beberapa peluang sepanjang pertandingan. Tim asuhan Mourinho bermain cukup baik meski menghadapi lawan yang lebih tajam dalam penyelesaian akhir.

Mourinho menekankan bahwa kendala utama adalah ketidakmampuan timnya mengubah penguasaan bola menjadi gol. Juventus justru mampu memaksimalkan peluang mereka menjadi dua gol penting.

"Benfica menguasai sebagian besar pertandingan dan tampil baik di lapangan. Namun kami tidak berhasil mencetak gol," ujar Mourinho kepada UEFA.

"Kami mendominasi di beberapa momen pertandingan, tetapi sayangnya kami kekurangan penyelesaian akhir. Kami bermain dengan sangat baik melawan lawan yang kuat, dengan sedikit opsi dan banyak pemain muda di bangku cadangan. Itulah sepak bola – Anda harus menerimanya," lanjut Mourinho.


Penalti dan Kesempatan Terbuang

Bek Juventus Bremer (kiri) berebut bola dengan pemain Benfica Andreas Schjelderup dalam laga Liga Champions di Turin, Italia, Kamis (22/1/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Benfica mendapatkan peluang emas dari titik penalti. Vangelis Pavlidis gagal memanfaatkan kesempatan tersebut sehingga Juventus tetap unggul.

Mourinho menilai kegagalan ini menjadi salah satu faktor kekalahan timnya. Timnya pun harus menerima kenyataan meski performa cukup impresif.

"Kami kekurangan kemampuan untuk mengubah apa yang kami lakukan di lapangan menjadi hasil. Kami juga kurang beruntung dengan penalti," ucap Mourinho.

"Seandainya Pavlidis mencetak gol, kami bisa kembali ke permainan, dan mungkin situasinya akan berbeda," imbuh Mourinho.

Sumber: UEFA


Persaingan Sengit di Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya