Arsenal Sudah Naik ke Level Istimewa

Arsenal tampil di level baru usai mengalahkan Inter Milan dan menjadi tim pertama yang lolos ke babak 16 Besar Liga Champions 2025/2026.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 21 Januari 2026, 15:26 WIB
Pemain Arsenal, Gabriel Jesus (kanan), merayakan gol bersama rekan setimnya dalam pertandingan fase liga Liga Champions melawan Inter Milan di Giuseppe Meazza, Italia, Rabu (21/1/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal menegaskan status mereka sebagai kekuatan elite Eropa musim ini. Kemenangan meyakinkan atas Inter Milan dengan skor 3-1 menjadi penanda bahwa The Gunners kini berada pada level istimewa di Liga Champions 2025/2026.

Bermain di San Siro pada Rabu (21/1) dini hari WIB, Arsenal menunjukkan kematangan taktik, mental, dan efektivitas permainan. Hasil tersebut bukan sekadar kemenangan, melainkan pernyataan tegas kepada para pesaing.

Dengan hasil itu, Arsenal menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke babak 16 Besar Liga Champions musim ini. Konsistensi mereka di fase liga benar-benar mencolok.

Di bawah kendali Mikel Arteta, Arsenal tidak hanya menang, tetapi juga mendominasi. Performa ini memperkuat posisi mereka sebagai salah satu kandidat serius juara.


Capaian Arsenal Bikin Mikel Arteta Bangga

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberi instruksi kepada para pemainnya saat pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan di Giuseppe Meazza, Italia, Rabu (21/1/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Mikel Arteta, manajer Arsenal, tidak bisa menyembunyikan kebanggaannya terhadap penampilan tim. Ia menilai Arsenal telah mencapai standar baru, terutama karena kemenangan diraih di kandang lawan kuat seperti Inter.

"Saya sangat bangga dengan tim ini. Sebelum pertandingan, kami mengatakan bahwa kami membutuhkan penampilan yang istimewa, dan kami telah melakukannya," kata Arteta kepada Amazon Prime.

"Kami mencapai level yang berbeda, dan melakukannya di San Siro melawan salah satu tim terbaik di Eropa adalah sesuatu yang luar biasa.

Arsenal telah mencatat tujuh kemenangan beruntun, yang merupakan torehan terpanjang sepanjang sejarah klub di ajang Liga Champions. Hanya Man City yang pernah mencatatkan rekor lebih panjang, yakni 10 kemenangan beruntun pada Maret 2024.


Arsenal Berusaha Menjadi Lebih Baik

Pemain Arsenal, William Saliba (kiri), berebut bola dengan pemain Inter Milan, Marcus Thuram, dalam pertandingan fase liga Liga Champions di Giuseppe Meazza, Italia, Rabu (21/1/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Lebih jauh lagi, Arsenal juga menyapu bersih 11 pertandingan grup atau fase liga Eropa sejak kekalahan 0-1 dari Inter pada November 2024. Stabilitas ini menjadi fondasi utama kesuksesan mereka bersaing di Eropa.

Inter sendiri tidak bisa dibilang sebagai lawan mudah. Pasukan Cristian Chivu kini tengah memimpin klasemen Serie A. Mereka juga punya rekor apik di Liga Champions dalam beberapa musim terakhir.

"Ini tentang mencoba untuk menjadi lebih baik dari mereka. Mereka mengelola dan mengontrol permainan dengan sangat baik, dan kami tahu kami harus melakukan itu di lapangan dan dengan pemain pengganti kami," kata Arteta.

Sumber: FotMob

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya