AC Milan dan Kemewahan Lini Depan: Rossoneri Punya 4 Penyerang dengan 1 Tujuan

AC Milan kini punya empat penyerang berkelas di musim 2025/2026. Gol perdana Niclas Fullkrug menandai kemewahan lini depan Rossoneri bersama Allegri.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 19 Januari 2026, 15:23 WIB
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, berbicara dengan pemain AC Milan, Christian Pulisic, usai ditarik keluar pada laga Serie A antara AC Milan vs Verona di Milan, Italia, Minggu, 28 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan memasuki fase menarik di musim 2025/2026. Lini depan Rossoneri kini dipenuhi opsi berkelas dengan level yang relatif setara.

Kedatangan Niclas Fullkrug pada Januari 2026 menjadi titik penting. Milan tidak hanya menambah jumlah penyerang, tetapi juga kualitas.

Fullkrug langsung memberi dampak. Gol perdananya hadir pada momen krusial dan mempertegas kedalaman skuad Milan, terutama di lini depan.

Situasi ini membuat Massimiliano Allegri berada dalam posisi istimewa. Ia memiliki kemewahan yang jarang dimiliki pelatih Serie A.


Fullkrug dan Awal Era Baru di Lini Serang Milan

Pemain AC Milan Niclas Fullkrug merayakan gol pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Lecce di Milan, Italia, Minggu, 18 Januari 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Niclas Fullkrug mencetak gol penentu kemenangan Milan atas Lecce pada pekan ke-21 Serie A. Duel di San Siro, Senin (19/1) dini hari WIB, berakhir dengan skor 1-0.

Gol tersebut lahir dari sundulan pada menit ke-76. Fullkrug masuk sebagai pemain pengganti dan langsung mengubah jalannya laga.

Momen itu terasa spesial. Fullkrug baru saja melalui fase sulit bersama West Ham United, minim gol dan menit bermain.

Gol ke gawang Lecce bisa menjadi titik balik. Kepercayaan diri Fullkrug meningkat, dan Milan mendapatkan striker yang siap bersaing.


Empat Penyerang, Banyak Solusi untuk Allegri

Selebrasi Christopher Nkunku setelah mencetak gol dalam laga Serie A antara Como vs Milan di Stadio Giuseppe Sinigaglia, 16 Januari 2026. (Antonio Saia/LaPresse via AP)

Selain Fullkrug, Milan memiliki tiga penyerang lain dengan kontribusi nyata. Christian Pulisic menjadi yang paling produktif sejauh ini.

Pulisic telah mencetak delapan gol dan dua assist. Perannya vital dalam menjaga konsistensi serangan Milan.

Rafael Leao menyusul dengan tujuh gol dan dua assist. Catatan itu terbilang impresif mengingat Leao kerap absen karena cedera.

Christopher Nkunku juga mulai menemukan ritme. Ia sudah mengoleksi empat gol dan dua assist di Serie A, menjadikannya opsi yang semakin menjanjikan.


Rotasi, Regulasi, dan Keuntungan Sepak Bola Modern

Pemain AC Milan, Rafael Leao, merayakan gol pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Genoa di Milan, Italia, Kamis, 8 Januari 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Empat penyerang dengan level hampir setara memberi Allegri banyak alternatif. Namun, situasi ini tidak membuatnya pusing.

Allegri justru memanfaatkan dinamika sepak bola modern. Regulasi pergantian pemain menjadi faktor kunci dalam strategi rotasi.

“Yang terpenting adalah, dengan lima pergantian pemain yang tersedia di sepak bola modern, pergantian pemain menjadi sangat menentukan," ucap Allegri dikutip dari DAZN Italia.

"Pada momen-momen tertentu dalam pertandingan, pemain seperti Fullkrug membawa kesegaran ke dalam kotak penalti," sambung Allegri.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya