Real Madrid: Vinicius Junior Kirim Pesan Keras di Tengah Ketegangan Bernabeu

Real Madrid menghadapi ketegangan internal setelah Vinicius Junior merasa tidak dicintai fans Bernabeu dan mengirim pesan keras soal masa depannya.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 18 Januari 2026, 22:59 WIB
Vinicius Junior dari Real Madrid merayakan setelah memberi assist kepada rekannya, Kylian Mbappe, untuk mencetak gol dalam laga La Liga antara Real Oviedo dan Real Madrid di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2025. (AP Photo/Miguel Oses)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid kembali menjadi pusat perhatian usai kemenangan 2-0 atas Levante di Liga Spanyol. Gol Kylian Mbappe melalui penalti menit ke-58 dan Raul Asencio pada menit ke-65 memastikan tiga poin di Santiago Bernabeu.

Namun, atmosfer kemenangan tidak sepenuhnya hangat bagi Vinicius Junior. Winger asal Brasil itu menerima siulan keras dari tribune, situasi yang kembali terjadi di kandang sendiri.

Reaksi suporter kali ini terasa lebih dalam bagi sang pemain. Hubungan yang mulai retak antara Vinicius dan fanbase Real Madrid pun memunculkan kekhawatiran di level manajemen.


Siulan Bernabeu dan Rasa Tidak Adil

Vinicius Junior dari Real Madrid berlari membawa bola selama pertandingan La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Levante di Madrid, Spanyol, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Vinicius menjadi salah satu pemain yang paling terdampak oleh perlakuan publik Bernabeu. Ia merasa menjadi kambing hitam setelah hasil buruk melawan Albacete meski tanggung jawab tidak hanya berada di pundaknya.

Menurut laporan El Periodico, Vinicius tidak memahami alasan dirinya menerima tekanan lebih besar dibanding rekan setim. Akan tetapi, ia menilai kontribusinya sering diabaikan dalam penilaian kolektif.

Pemain berusia 25 tahun itu juga mengingatkan komitmennya kepada tim. Ia termasuk yang tetap ikut perjalanan tandang demi membantu skuad, sementara beberapa pemain lain memilih beristirahat.

Situasi tersebut membuat Vinicius merasa diperlakukan tidak adil. Namun, kekecewaan itu kini berubah menjadi pertanyaan besar tentang posisinya di Real Madrid.


Pesan Keras ke Lingkar Terdekat

Raul Asencio dari Real Madrid, di tengah, merayakan gol kedua timnya bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Levante di Madrid, Spanyol, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Ketegangan tersebut akhirnya melahirkan pesan emosional kepada orang-orang terdekatnya. “Saya tidak ingin bermain di tempat di mana mereka tidak menginginkan saya,” ucap Vinicius kepada lingkar internalnya.

Pernyataan itu memperlihatkan betapa dalam luka yang ia rasakan. Kalimat tersebut juga menjadi sinyal serius tentang kemungkinan masa depan di luar Real Madrid.

Relasi antara Vinicius dan pendukung klub kini berada di titik rawan. Setiap hari yang berlalu, jarak emosional itu terasa makin sulit dijembatani.

Masa depan sang pemain sepenuhnya berada di tangannya sendiri. Pertanyaannya kini adalah apakah performa di lapangan cukup untuk memulihkan ikatan yang telah terlanjur terkoyak.

Sumber: Madrid Universal


Klasemen La Liga/Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya