Catat Sejarah, IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs di 2025

IPC Terminal Petikemas mencatat total volume bongkar muat (throughput) sebesar 3.597.487 TEUs di sepanjang 2025.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 18 Januari 2026, 12:20 WIB
IPC Terminal Petikemas (IPC TPK).

Liputan6.com, Jakarta - IPC Terminal Petikemas mencatat total volume bongkar muat (throughput) sebesar 3.597.487 TEUs di sepanjang 2025. Tumbuh 13,2 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar 3.177.939 TEUs.

Pencapaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan sejak berdiri. Peningkatan terjadi di tengah pertumbuhan arus logistik domestik dan internasional, khususnya di wilayah barat Indonesia.

Corporate Secretary IPC Terminal Petikemas Pramestie Wulandary menyampaikan, pencapaian 3,6 juta TEUs merupakan hasil dari kepercayaan pengguna jasa serta sinergi kuat dengan seluruh stakeholder.

"Inovasi berkelanjutan, peningkatan kualitas layanan, serta dibukanya sejumlah layanan baru baik reguler maupun adhoc menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan throughput sepanjang 2025," ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat (16/1/2026).

Kinerja positif juga tercermin pada capaian Desember 2025 yang mencatatkan throughput sebesar 327.880 TEUs. Meningkat 12 persen dibandingkan Desember 2024 sebesar 292.690 TEUs.

Dari total tersebut, petikemas domestik tercatat 247.153 TEUs, sementara petikemas internasional mencapai 80.727 TEUs, menunjukkan pertumbuhan yang seimbang antara arus logistik domestik dan internasional.

 

25 Pelayanan Baru

IPC Terminal Petikemas (IPC TPK).

Sepanjang 2025, IPC Terminal Petikemas melayani 25 pelayanan baru (new service), baik reguler maupun adhoc service yang membuka peluang baru bagi pengguna jasa serta memperkuat ketersediaan armada pengangkut barang.

Peningkatan kinerja juga terjadi di hampir seluruh area operasional IPC Terminal Petikemas. Di wilayah Tanjung Priok, kinerja meningkat 13,74 persen. Disusul area Panjang yang melonjak 24,5 persen, area Teluk Bayur tumbuh signifikan sebesar 16,74 persen, area Pontianak meningkat 7,4 persen, serta area Palembang tumbuh 6,1 persen.

Catatan ini selaras dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan kinerja perdagangan nasional tumbuh positif. Nilai ekspor non migas meningkat 7,07 persen menjadi USD 244,75 miliar, sementara impor non migas naik 4,37 persen menjadi USD 188,61 miliar. Dengan surplus neraca perdagangan nonmigas Januari-November 2025 sebesar USD 56, 15 miliar.

 

Beroperasi di 6 Pelabuhan

IPC Terminal Petikemas (IPC TPK).

Untuk diketahui, PT IPC Terminal Petikemas beroperasi di 6 area kerja. Antara lain, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Pontianak, Pelabuhan Panjang Lampung, Pelabuhan Palembang, Pelabuhan Teluk Bayur Padang, dan Pelabuhan Jambi.

IPC TPK merupakan operator terminal yang memberikan pelayanan petikemas dengan sistem jaringan yang terintegrasi antar pelabuhan. Perseroan merupakan salah satu anak usaha Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya