Liputan6.com, Jakarta - Debut pereli Indonesia, Shammie Zacky Baridwan, di ajang Rally Dakar 2026 langsung mencuri perhatian. Pereli yang juga dikenal sebagai pengusaha dengan passion kuat di dunia adventure off-road itu sukses tampil impresif dengan mencatatkan kemenangan pada stage 11 Dakar Classic 2026.
Prestasi ini menjadi catatan manis bagi debut Shammie Zacky Baridwan di Rally Dakar sekaligus membuka harapan baru bagi kiprah pereli Indonesia di panggung motorsport dunia.
Advertisement
Pada etape yang digelar pada 15 Januari 2026 tersebut, Shammie bersama navigator berpengalaman asal Lithuania, Ignas Daunoravičius, berhasil menjadi yang tercepat di Kelas H.1 kategori Dakar Classic. Mengandalkan Toyota Bundera, keduanya mampu menaklukkan kerasnya lintasan dan finis di posisi teratas.
Stage ke-11 menempuh jarak total 536 kilometer dengan rute dari Bisha menuju Al Henakiyah. Medan yang didominasi pasir berbatu menjadi tantangan tersendiri, namun hal tersebut tak mengendurkan tekad Shammie untuk terus tampil menekan sekaligus menjaga konsistensi performa.
Keberhasilan ini terasa semakin spesial lantaran Shammie menjadi orang Indonesia pertama yang mampu memenangkan salah satu stage di ajang rally paling ekstrem di dunia tersebut. Ketua Umum Land Rover Club Indonesia itu pun tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya.
“Yang pasti saya masih tidak menyangka, ada perasaan kaget, gembira dan tentu rasa syukur yang tiada henti. Rasa terima kasih saya ucapkan yang sebesar-besarnya juga untuk tim Compagnie Saharienne yang telah mensupport saya sampai sejauh ini,” ujar Shammie dalam keterangan resminya.
Meski meraih hasil gemilang, Shammie mengaku perjuangan di Rally Dakar bukanlah hal yang mudah. Kombinasi kontur bebatuan dan pasir yang tricky menuntut fokus serta strategi matang sepanjang perlombaan.
“Bila bicara karakter lintasan, di stage 11 itu medannya campuran dan tidak jauh berbeda dengan yang kita lewati pada saat stage 10. Namun, meski demikian saya juga tetap memainkan strategi di mana terus memfokuskan diri untuk mengikuti arahan dari navigator,” tambahnya.
Mampu Mengatasi Situasi Sulit
Tak hanya itu, pada etape ke-11 Shammie dan Ignas sempat mengalami kendala saat menentukan titik arah.
Namun, kerja sama yang solid membuat keduanya mampu mengatasi situasi tersebut dan kembali ke jalur yang benar hingga akhirnya meraih kemenangan.
“Saya sangat terkejut bisa menang dalam kondisi seperti itu. Saya sangat senang dengan hasilnya. Saya selalu berusaha melakukan yang terbaik, saya belajar setiap hari dan saya terus mempraktikannya keesokan harinya. Saya menang hari ini, tetapi kemenangan ini saya khususkan untuk Indonesia,” pungkas Shammie.