Liputan6.com, Jakarta - Dapur lapangan milik Satuan Brimob Polri terus beroperasi untuk mendukung kebutuhan konsumsi masyarakat dan personel yang bertugas di wilayah terdampak bencana di Sumatera. Operasional dapur umum tersebut berlangsung di sejumlah daerah, termasuk Aceh Tamiang dan wilayah terdampak di Sumatera Barat.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, yang menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah di Aceh, dapur lapangan Polri ditempatkan di sejumlah posko pengungsian, antara lain Posko Terminal Aceh Tamiang dan Posko Samsat Aceh Tamiang. Keberadaan dapur umum tersebut menjadi penopang utama pemenuhan kebutuhan konsumsi para pengungsi.
Advertisement
Pantauan di lokasi pada Kamis (15/1/2026), dua personel Polri terlihat bersiaga di dapur mobile. Seorang personel membungkus nasi dan lauk, sementara personel lainnya memasak di depan kompor untuk memastikan ketersediaan makanan bagi warga yang datang silih berganti.
Di dapur lapangan Posko Pengungsian Samsat Aceh Tamiang, suasana humanis terlihat saat seorang anggota Polri melayani lima siswa yang mengantre sambil membawa nasi dalam bungkusan terbuka. Anggota tersebut tampak sabar membagikan lauk makanan kepada para siswa yang terdampak bencana.
Upaya Polri Bantu Korban Bencana
Operasional dapur lapangan Polri tidak hanya dilakukan di Aceh Tamiang. Di Sumatera Barat, dapur umum juga beroperasi di sejumlah titik terdampak bencana, melayani masyarakat serta personel Polri yang bertugas di lapangan.
Beberapa dapur lapangan Polri di Sumatera Barat berada di Polres Padang Pariaman, Poskotis Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Posko Induk Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, serta Jorong Balai Jamaik, Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kabupaten Padang Pariaman.
Di lokasi-lokasi tersebut, personel Brimob tampak bekerja sama menyiapkan makanan, mulai dari mengupas telur rebus, merebus sayuran, hingga memasak menggunakan kayu bakar. Sebagian personel bersiaga di meja saji untuk melayani masyarakat dan petugas yang membutuhkan makanan, sementara lainnya mencuci peralatan dapur agar operasional tetap berjalan lancar.
Pengoperasian dapur lapangan ini merupakan bagian dari upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam membantu masyarakat terdampak bencana sekaligus mendukung kelancaran tugas personel di wilayah bencana.