Liputan6.com, Seoul - Yoon Jong Gye, inovator kuliner yang mengubah wajah industri makanan Korea Selatan lewat kreasi ayam goreng yangnyeom, meninggal dunia pada usia 74 tahun. Yoon menghembuskan nafas terakhir di kediamannya di Cheongdo, Provinsi Gyeongsang Utara, pada 30 Desember 2025 setelah menderita penyakit cukup lama. Keluarga mendiang menyampaikan kabar duka tersebut melalui The Korea Herald.
Melansir Independent, Sabtu, (17/1/2026) proses pemakaman telah berlangsung di pemakaman Gereja Cheongdo Daeseong pada 1 Januari 2026. Kepergian Yoon meninggalkan duka bagi sang istri, Hwang Ju Young, dan putranya, Yoon Jun Sik.
Advertisement
Meski namanya mungkin tidak dikenal luas secara global, resep yang ia ciptakan di sebuah lingkungan kecil di Daegu telah bertransformasi menjadi fenomena budaya. Sajian ayam goreng pedas-manis hasil racikannya kini menjadi gerbang utama bagi masyarakat internasional untuk mengenal cita rasa Korea.
Kisah sukses Yoon berawal dari kegagalan usaha percetakan pada akhir 1970-an. Pria kelahiran Daegu, April 1952 tersebut kemudian banting setir ke bisnis restoran dengan modal terbatas. Ia membuka kedai ayam goreng kecil di lingkungan Hyomok-dong, Daegu.
Kala itu, ayam goreng di Korea Selatan masih sangat dipengaruhi gaya Amerika Serikat, renyah namun minim bumbu dan sering dikritik karena dagingnya kering. Yoon lantas melakukan eksperimen selama enam bulan untuk menemukan solusi atas masalah tekstur dan rasa tersebut.
"Pada hari-hari awal, dengan toko yang ukurannya hampir dua pyeong (sekitar 6 meter persegi), kekeringan daging ayam menjadi kekhawatiran yang terus-menerus. Saya mencoba berbagai bumbu berbahan dasar kimchi tetapi gagal. Seorang wanita tua yang lewat menyarankan untuk menambahkan sirup jagung, dan saat itulah rasanya menjadi hidup," ujar Yoon dalam program You Quiz on the Block di tvN pada tahun 2020, dikutip dari The Chosun Daily.
Hasil akhirnya adalah yangnyeom chicken, ayam goreng berbalut saus merah dari bubuk cabai dan sirup pati yang melalui proses perendaman khusus agar daging tetap empuk. Selain itu, Yoon juga menciptakan chicken-mu (acar lobak) sebagai pendamping, karena pelanggan kerap mengeluh rasa ayam saja terlalu berat saat dimakan.
Dobrak Pasar dengan Iklan Televisi
Pada tahun 1985, Yoon mendaftarkan bisnisnya dengan nama "Mexican Chicken". Ia mengambil langkah berani dengan menayangkan iklan televisi pertama untuk produk ayam goreng di Korea Selatan. Iklan tersebut menampilkan aktor cilik populer Lee Geon Joo, sebuah strategi yang sukses memicu lonjakan penjualan.
Mexican Chicken sempat mencapai puncak kejayaan dengan 1.700 gerai di seluruh negeri sebelum akhirnya tutup sekitar tahun 2003 akibat kendala modernisasi operasional. Kendati demikian, model bisnis dan resep yang dirintis Yoon telah menjadi standar industri.
Menurut Maeil Business Newspaper, sektor waralaba ayam goreng Korea Selatan sekarang menghasilkan penjualan sekitar 8 triliun won (setara Rp 91,8 triliun) per tahun, dengan sekitar 30 ribu gerai beroperasi di dalam negeri serta ekspansi masif ke seluruh negeri.