Liputan6.com, Jakarta - Harga emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam hari ini, Jumat (16/1/2026) amblas usai mencatat rekor tertinggi beberapa hari terakhir. Harga emas Antam hari ini turun Rp 6.000 menjadi Rp 2.669.000 per gram.
Sedangkan pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam dibanderol Rp 2.675.000 per gram. Dalam dua hari ini sebelumnya, harga emas Antam naik Rp 23.000.
Advertisement
Untuk harga buyback emas Antam juga turun Rp 6.000 menjadi Rp 2.515.000. Harga buyback ini adalah jika Anda ingin menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.515.000 gram.
Untuk diketahui, rekor tertinggi harga emas Antam sebelumnya dicetak pada perdagangan Kamis, 15 Januari 2026. Harga emas Antam di angka Rp 2.675.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam Rp 2.521.000 per gram.
Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.
Berikut daftar harga emas Antam Jumat, 16 Januari 2026 untuk pengambilan di Graha Dipta (Pengambilan di Butik) Pulo Gadung:
- - Harga emas 0,5 gram: Rp1.384.500.
- - Harga emas 1 gram: Rp2.669.000.
- - Harga emas 2 gram: Rp5.288.000.
- - Harga emas 3 gram: Rp7.914.000.
- - Harga emas 5 gram: Rp13.160.000.
- - Harga emas 10 gram: Rp26.240.000.
- - Harga emas 25 gram: Rp65.435.000.
- - Harga emas 50 gram: Rp130.705.000.
- - Harga emas 100 gram: Rp261.260.000.
- - Harga emas 250 gram: Rp652.840.000.
- - Harga emas 500 gram: Rp1.305.400.000.
- - Harga emas 1.000 gram: Rp2.609.600.000.
Harga Emas Loyo Hari Ini 16 Januari 2026, Harga Perak Malah Cetak Rekor Termahal
Sebelumnya, harga emas turun pada hari Kamis (Jumat waktu Jakarta) karena data klaim pengangguran mingguan Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan mendorong penguatan dolar AS.. Sementara nada moderat Presiden AS Donald Trump terhadap Iran semakin menekan permintaan emas sebagai aset safe-haven.
Dikutip dari CNBC, Jumat (16/1/2026), harga emas AS ditutup 0,26% lebih rendah pada level USD 4.623,70. Sedangkan harga perak menutup perdagangan dengan kenaikan 1,05% ke level USD 92,347, untuk penutupan rekor lainnya. Harga perak juga mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa di level USD 93,70.
Data menunjukkan permohonan baru untuk tunjangan pengangguran AS secara tak terduga turun pekan lalu, mendorong indeks dolar AS ke level tertinggi sejak 2 Desember dan membuat harga emas batangan lebih mahal bagi pembeli luar negeri.
“Data terbaru sedikit banyak membuat ekspektasi terhadap kebijakan The Fed tetap stabil, mungkin untuk paruh pertama tahun ini, sehingga indeks dolar AS berada pada level tertinggi dalam beberapa minggu dan itu sedikit menghambat pergerakan harga emas saat ini,” kata Wakil Presiden dan Ahli Strategi Logam Senior Zaner Metals, Peter Grant.
Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa dia tidak berencana untuk memecat Jerome Powell meskipun ada penyelidikan kriminal Departemen Kehakiman terhadap Ketua Federal Reserve (Thef Fed) tersebut, tetapi masih terlalu dini untuk mengatakan apa yang akan dia lakukan pada akhirnya.
Secara umum diperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan 27-28 Januari, meskipun ada seruan Trump untuk penurunan suku bunga. Namun, pasar mengantisipasi setidaknya dua penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin di akhir tahun.
Ketegangan Geopolitik
Trump juga mengatakan bahwa ia telah diberitahu bahwa pembunuhan dalam penindakan Iran terhadap protes tampaknya mereda dan tidak melihat rencana segera untuk eksekusi skala besar, yang menandakan pendekatan tunggu dan lihat setelah ancaman intervensi sebelumnya.
Grant mengatakan meredanya ketegangan geopolitik sedikit menekan harga, tetapi memandang pergerakan emas sebagai koreksi dan memperkirakan para pedagang akan memperlakukan penurunan harga sebagai peluang pembelian.
Emas sebagai aset aman cenderung berkinerja baik selama masa ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, serta dalam lingkungan suku bunga rendah.
Gubernur Bank sentral Polandia Adam Glapinski mengatakan memiliki 550 ton emas pada akhir tahun 2025 dan ingin meningkatkan cadangannya menjadi 700 ton.