IHSG Kembali Tembus Rekor Tertinggi, Ini Pemicunya

Analis menilai salah satu sentimen yang mendorong kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yakni lonjakan saham bank kapitalisasi besar.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 15 Januari 2026, 20:22 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,47% pada perdagangan saham Kamis, (15/1/2026). (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus rekor tertinggi baru pada perdagangan saham Kamis, (15/1/2026).  Kenaikan IHSG hari ini dinilai didorong saham-saham bank kapitalisasi besar.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup menguat 0,47% ke posisi 9.075,40. Indeks saham LQ45 bertambah 0,83% ke posisi 889,43. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pengamat pasar modal, Reydi Octa menuturkan, faktor pendukung yang mendorong IHSG sentuh level tertinggi seiring prediksi suku bunga domestik yang akomodatif.

"Kepercayaan pasar bahwa tahun 2026 merupakan tren penurunan suku bunga,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menambahkan, terjadinya penguatan saham-saham bank dengan kapitalisasi pasar juga mendorong IHSG naik. Sentimen lainnya juga didorong dari aliran dana asing yang masuk ke IHSG sehingga membuat investor semakin yakin IHSG berpotensi menguat.

Jelang libur panjang ini, IHSG berada di level tertinggi 9.100,82 dan level terendah 9.040,99. Sebanyak 339 saham menguat sehingga angkat IHSG. 331 saham melemah dan 133 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 3.373.659 kali dengan volume perdagangan saham 50,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 28,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.880. Kapitalisasi pasar BEI tercatat Rp 16.512 triliun.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, sektor saham industri melemah 2,31%, dan catat koreksi terbesar. Selain itu, sektor saham transportasi terpangkas 0,97% dan sektor saham basic susut 0,76%.

Lalu sektor saham energi turun 0,215, sektor saham kesehatan susut 0,18%, sektor saham properti merosot 0,43%. Kemudian sektor saham consumer siklikal naik 1,15%, sektor saham keuangan bertambah 1,14% dan sektor saham teknologi menanjak 0,58%. Sementara itu, sektor saham consumer nonsiklikal melompat 0,20%, sektor saham infrastruktur naik tipis 0,13%.

Sektor Saham

Pekerja menunjuk layar sekuritas di Jakarta, Senin (1/8). Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak menguat 64,216 poin (1,23%) ke 5.280,210. Sementara indeks LQ45 bergerak naik 16,105 poin (1,80%) ke908.947. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sektor saham bervariasi pada perdagangan Kamis pekan ini. Sektor saham industri terpangkas 2,31% dan catat penurunan terbesar. Sektor saham transportasi melemah 0,97%, dan sektor saham basic melemah 0,76%.

Selain itu, sektor saham energi merosot 0,21%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,18%, sektor saham properti turun 0,43%.

Di sisi lain, sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,20%, sektor saham consumer siklikal bertambah 1,15%, sektor saham keuangan menanjak 1,14%. Lalu sektor saham teknologi mendaki 0,58% dan sektor saham infrastruktur naik 0,13%.

Jelang libur panjang, harga saham ERAA ditutup stagnan di posisi Rp 406 per saham. Harga saham ERAA berada di level tertinggi Rp 410 dan levelt erendah Rp 404 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.710 kali dengan volume perdagangan 313.667 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,7 miliar.

 

Gerak Saham

Pekerja tengah melintas di bawah layar Indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Selasa (16/5/2023). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga saham BKSL melemah 5,59% ke posisi Rp 152 per saham. Harga saham BKSL dibuka turun satu poin ke posisi Rp 160 per saham. Saham BKSL berada di level tertinggi Rp 161 dan terendah Rp 152 per saham. Total frekuensi perdagangan 51.657 kali dengan volume perdagangan saham 11.111.917 saham. Nilai transaksi Rp 172 miliar.

Harga saham VKTR ditutup meroket 2,49% ke posisi Rp 1.030 per saham. Saham VKTR dibuka naik 15 poin ke posisi Rp 1.020 per saham. Harga saham VKTR berada di level tertinggi Rp 1.140 dan level terendah Rp 1.010 per saham. Total frekuensi perdagangan 20.253 kali dengan volume perdagangan saham 1.978.881 saham. Nilai transaksi Rp 208,9 miliar.

Saham IPCC ditutup turun 0,38% ke posisi Rp 1.300 per saham. Harga saham IPCC dibuka naik 10 poin ke posisi Rp 1.315 per saham. Harga saham IPCC berada di level tertinggi Rp 1.315 dan level terendah Rp 1.295 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.274 kali dengan volume perdagangan 25.045 saham. Nilai transaksi harian Rp 3,3 miliar.

Top Gainers-Losers

Pekerja melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Meski terjebak di zona merah, IHSG berhasil mengakhiri perdagangan di level 5.841. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham ZATA meroket 35%
  • Saham ESTI melonjak 34,75%
  • Saham INOV melonjak 34,56%
  • Saham BELL melonjak 34,15%
  • Saham CHEM melonjak 29,13%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham LUCK merosot 13,25%
  • Saham DEFI merosot 12,03%
  • Saham NICL merosot 11,32%
  • Saham SGER merosot 10,74%
  • Saham ACST merosot 10,70%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BUMI senilai Rp 1,7 triliun
  • Saham BBRI senilai Rp 1,6 triliun
  • Saham BBCA senilai Rp 1,2 triliun
  • Saham BMRI senilai Rp 1,2 triliun
  • Saham PTRO senilai Rp 721,9 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BUMI tercatat 172.988 kali
  • Saham MINA tercatat 85.530 kali
  • Saham INET tercatat 68.821 kali
  • Saham MBMA tercatat 63.742 kali
  • Saham BBRI tercatat 62.617 kali

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya